olahraga

Semen Padang FC Pecat Nil Maizar Usai Kalah dari PSPS Pekanbaru

Senin, 5 Oktober 2026 | 01:31 WIB
Nil Maizar (Foto: MO Semen Padang FC)

Haipadang.com – Semen Padang FC melakukan perubahan besar di tengah perjalanan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/27. Kekalahan 0-1 dari PSPS Pekanbaru menjadi laga terakhir Nil Maizar sebagai Pelatih Kabau Sirah setelah manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan juru taktik tersebut.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026) malam, menjadi titik balik bagi Semen Padang FC. Hasil minor itu merupakan kekalahan pertama Kabau Sirah dalam kompetisi musim ini sekaligus diikuti keputusan manajemen untuk melakukan evaluasi besar di sektor kepelatihan.

Semen Padang FC menyampaikan keputusan tersebut melalui akun Instagram resmi klub. Manajemen menyatakan kerja sama dengan Nil Maizar telah berakhir setelah mempertimbangkan hasil evaluasi.

“Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras dan pengabdian, Coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerjasama ini secara baik-baik,” tulis Semen Padang FC di akun Instagram resmi klub.

Keputusan tersebut cukup mencolok jika melihat perjalanan Kabau Sirah dalam tiga pertandingan sebelumnya. Sebelum menghadapi PSPS Pekanbaru, Semen Padang FC justru mengawali kompetisi dengan hasil yang cukup positif.

Pada laga perdana, Semen Padang FC berhasil meraih poin penuh saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. Kemenangan tersebut menjadi awal yang baik bagi tim yang saat itu berada di bawah arahan Nil Maizar.

Hasil positif tersebut kemudian dilanjutkan pada pertandingan kedua. Bermain di kandang sendiri, Semen Padang FC menghadapi PSIS Semarang. Namun, Kabau Sirah harus puas mendapatkan satu poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Performa Semen Padang FC kembali menunjukkan tanda positif pada laga ketiga. Kabau Sirah mampu mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor 2-0.

Dengan hasil tersebut, tiga pertandingan awal Semen Padang FC berjalan cukup baik. Dua kemenangan dan satu hasil imbang membuat tim terlihat masih berada di jalur yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan manajemen.

Namun, situasi berubah ketika Semen Padang FC berhadapan dengan PSPS Pekanbaru pada pertandingan keempat. Gol tunggal PSPS membuat Kabau Sirah harus menelan kekalahan dengan skor 0-1.

Hasil tersebut sekaligus menjadi kekalahan pertama Semen Padang FC pada Liga 2 Pegadaian Championship 2026/27. Tidak hanya kehilangan kesempatan menambah poin, hasil pertandingan itu kemudian berujung pada keputusan manajemen untuk mengakhiri kerja sama dengan Nil Maizar.

Perubahan tersebut terjadi ketika Semen Padang FC sebenarnya datang ke kompetisi dengan ambisi besar. Manajemen sebelumnya membangun skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang dan mewah.

Kehadiran para pemain tersebut menjadi bagian dari upaya klub untuk mewujudkan target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain itu, target juara Liga 2 juga menjadi ambisi yang diapungkan sejak awal kompetisi.

Besarnya target tersebut membuat setiap hasil pertandingan menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Kekalahan dari PSPS Pekanbaru akhirnya menjadi pemicu evaluasi setelah empat pertandingan yang telah dijalani Semen Padang FC.

Halaman:

Tags

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:05 WIB