olahraga

John Herdman Sebut Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Super Spesial

Jumat, 9 Oktober 2026 | 12:05 WIB
John Herdman (Foto: PSSI)

Akhiri Penantian Lebih dari 30 Tahun

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 juga memiliki makna historis bagi masyarakat Indonesia. Sebelum keberhasilan tersebut, sepak bola nasional telah melewati masa penantian panjang selama lebih dari tiga dekade untuk meraih gelar juara regional.

Herdman menyadari bahwa pencapaian itu tidak dapat dilepaskan dari perjalanan generasi sebelumnya. Ia mengingat kembali kegagalan Indonesia dalam enam partai final kompetisi regional yang menjadi bagian dari beban sejarah sepak bola nasional.

Menurutnya, generasi saat ini tidak memulai perjuangan dari nol. Para pemain terdahulu telah meletakkan fondasi kepercayaan diri yang kemudian diteruskan oleh skuad yang berhasil meraih gelar juara.

Herdman secara khusus menyebut nama Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales sebagai figur legendaris yang memberikan pengaruh bagi generasi penerus. Ia menilai keyakinan yang diwariskan para pemain terdahulu menjadi salah satu unsur penting dalam perjalanan menuju keberhasilan.

"Masyarakat Indonesia telah menunggu momen ini selama lebih dari 30 tahun. Selama masa penantian itu, para pemain legendaris telah menanamkan keyakinan pada generasi muda ini. Kami membawa mentalitas juara baru ke dalam tim," urai Herdman.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Herdman dipandang sebagai kelanjutan dari proses panjang pembangunan sepak bola nasional.

Setelah melewati sejumlah kegagalan pada partai final sebelumnya, skuad Garuda akhirnya mampu mengubah penantian panjang itu menjadi keberhasilan. Gelar tersebut sekaligus menjadi momentum bagi tim untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

Herdman juga menyampaikan keyakinannya terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Ia menilai pembinaan yang berjalan di dalam negeri menunjukkan arah yang positif dan berpotensi memberikan dampak lebih luas.

"Saya tinggal di Indonesia dan menyaksikan langsung denyut nadi sepak bola di Liga 1. Program tim ini terbukti bekerja dan menjadi inspirasi besar bagi negeri yang indah ini."

Bagi Herdman, pengalaman menyaksikan langsung perkembangan sepak bola nasional menjadi bagian dari penilaiannya terhadap potensi Indonesia. Ia melihat program yang dijalankan tim sebagai proses yang dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat.

Cerita Herdman di Balik Gol Penyelamat Elkan Baggott

Salah satu momen paling menentukan dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 terjadi ketika Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116 babak perpanjangan waktu.

Bek bertubuh jangkung tersebut menjadi pahlawan setelah berhasil menyamakan kedudukan ketika Thailand berada dalam posisi unggul. Gol itu membuat Indonesia kembali memiliki kesempatan untuk memperjuangkan kemenangan sebelum pertandingan ditentukan melalui adu penalti.

Setelah mencetak gol, Baggott langsung meluapkan kegembiraannya dengan menari di depan bangku cadangan pelatih. Perayaan tersebut menjadi gambaran besarnya emosi yang menyertai perjuangan Indonesia dalam pertandingan final.

Herdman kemudian menceritakan situasi unik yang terjadi menjelang gol tersebut. Ia mengaku sempat merasa panik ketika melihat para bek tengah bergerak maju meninggalkan posisi pertahanan untuk memburu bola.

Pelatih tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah meminta para pemain bertahan untuk tetap disiplin mengikuti struktur taktik yang diterapkan. Namun, situasi di lapangan justru berkembang berbeda dari instruksi yang diberikannya.

Halaman:

Tags

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:05 WIB