olahraga

MotoGP Mandalika Berpeluang Bertahan hingga 2031, Ini Kata Dorna Sports

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:05 WIB
MotoGP di Sirkuit Mandalika (Foto: MotoGP Indonesia)

Haipadang.com — Keberadaan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), berpeluang berlanjut hingga 2031. Dorna Sports, selaku penyelenggara kejuaraan dunia balap motor tersebut, menyampaikan rencana untuk mempertahankan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah dalam beberapa tahun mendatang.

Rencana tersebut disampaikan Deputy CEO Dorna Sports, Carlos Ezpeleta, dalam konferensi pers di Media Center Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10/2026). Pernyataan itu memberikan gambaran mengenai arah kerja sama jangka panjang antara penyelenggara MotoGP dan Indonesia.

Ezpeleta menjelaskan bahwa kerja sama dengan pemerintah Indonesia menggunakan skema kontrak lima tahun pertama yang disertai opsi perpanjangan untuk lima tahun berikutnya.

“Kami memiliki kesepakatan 5 plus 5 tahun dengan pemerintah Indonesia, dan kami berencana tetap berada di sini setidaknya hingga 2031,” tegas Carlos Ezpeleta.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya rencana untuk mempertahankan Indonesia dalam penyelenggaraan MotoGP hingga setidaknya 2031. Meski demikian, rincian ketentuan kontrak serta mekanisme perpanjangannya tetap perlu mengacu pada dokumen resmi dan keterangan lanjutan dari pihak terkait.

Mandalika Jadi Bagian Penting dari MotoGP Indonesia

Kehadiran MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi balap motor internasional. Sirkuit yang berada di kawasan pariwisata Lombok Tengah tersebut juga menjadi sarana strategis bagi Indonesia untuk memperkenalkan destinasi wisata kepada masyarakat dunia.

Sejak masuk secara resmi ke kalender kejuaraan pada 2022, Mandalika menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan ajang balap motor paling bergengsi tersebut di Indonesia. Kehadiran kompetisi internasional ini membuka ruang bagi promosi pariwisata nasional melalui perhatian publik terhadap pelaksanaan balapan.

Rencana keberlanjutan hingga 2031 yang disampaikan Ezpeleta memperlihatkan arah komitmen Dorna Sports terhadap Indonesia. Jika rencana tersebut dapat diwujudkan, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika berpeluang terus menjadi bagian dari agenda balap motor dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Namun, rencana jangka panjang tersebut perlu dibedakan dari kepastian penyelenggaraan pada setiap musim. Kalender balap tahunan MotoGP tetap diumumkan secara berkala oleh pihak kejuaraan. Karena itu, pernyataan mengenai rencana bertahan hingga 2031 tidak serta-merta menggantikan pengumuman resmi kalender untuk masing-masing tahun.

Keberlanjutan MotoGP Mandalika dan Tantangan Penyelenggaraan

Bagi Indonesia, keberlanjutan MotoGP di Mandalika berpotensi menjaga konsistensi promosi pariwisata di tingkat internasional. Penyelenggaraan ajang tersebut juga memiliki potensi untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah, terutama melalui keterkaitan antara kegiatan olahraga internasional dan kawasan pariwisata tempat sirkuit berada.

Meski demikian, keberlangsungan ajang balap motor dunia tersebut membutuhkan koordinasi yang erat di antara berbagai pihak. Pengelola sirkuit, pemerintah, dan pemegang hak komersial MotoGP memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan secara berkelanjutan.

Keterangan yang disampaikan Carlos Ezpeleta menjadi gambaran mengenai rencana Dorna Sports terhadap masa depan Grand Prix of Mandalika. Skema kerja sama lima tahun ditambah opsi lima tahun berikutnya, sebagaimana dijelaskan dalam konferensi pers tersebut, menjadi bagian penting dalam memahami arah hubungan antara penyelenggara MotoGP dan pemerintah Indonesia.

Dengan target bertahan setidaknya hingga 2031 yang disampaikan Ezpeleta, Mandalika masuk dalam gambaran rencana jangka panjang penyelenggaraan MotoGP di Indonesia. Adapun kepastian mengenai ketentuan kontrak dan kalender balap untuk setiap musim tetap bergantung pada informasi resmi dari pihak-pihak terkait. (*)

Tags

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:05 WIB