“Kami tahu bahwa posisi lawan di klasemen lebih baik daripada kami. Namun, besok kami bermain di kandang, di Stadion Patriot. Mudah-mudahan kami bisa tampil baik dan memenangkan pertandingan. Kita tahu bahwa dalam sepak bola, gol bisa tercipta pada menit-menit akhir. Hal itu bukan hanya terjadi dalam pertandingan kami, tetapi juga dalam banyak pertandingan lainnya,” tambahnya.
Harapan tersebut menjadi bagian dari upaya Semen Padang untuk kembali memperoleh hasil maksimal setelah kehilangan poin dalam dua pertandingan terakhir. Bermain di kandang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi Kabau Sirah untuk memperlihatkan performa yang lebih baik.
Namun, menghadapi PSMS yang mengoleksi 10 poin, Semen Padang tetap perlu menjaga konsistensi permainan. Posisi lawan di klasemen menjadi salah satu pertimbangan dalam persiapan tim, sementara pembenahan taktik diharapkan dapat membantu para pemain menghadapi pertandingan dengan lebih siap.
Konsentrasi Menit Akhir Jadi Evaluasi Teco
Selain membenahi taktik, Teco secara khusus menyoroti masalah konsentrasi pemain ketika pertandingan mendekati akhir. Persoalan tersebut menjadi perhatian setelah Semen Padang kehilangan poin dalam kekalahan 1-2 dari Persikad Depok pada laga sebelumnya.
Menurut Teco, kelelahan yang muncul seiring berjalannya pertandingan dapat memengaruhi kemampuan pemain untuk mempertahankan konsentrasi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan ketika tim seharusnya tetap menjaga organisasi permainan hingga peluit akhir.
“Ketika pertandingan sudah memasuki menit-menit akhir, para pemain biasanya mulai kelelahan dan terkadang kehilangan konsentrasi,” urai mantan pelatih Bali United tersebut.
Ia menilai Semen Padang sebenarnya memiliki peluang untuk membawa pulang setidaknya satu poin dari pertandingan melawan Persikad Depok. Akan tetapi, kebobolan pada menit-menit akhir membuat peluang tersebut tidak terwujud.
“Menurut saya, pada pertandingan terakhir, kami sebenarnya setidaknya bisa mendapatkan satu poin. Namun, kami kebobolan pada menit-menit akhir karena kehilangan konsentrasi,” ucapnya lagi.
Keterangan Teco memperlihatkan bahwa kehilangan fokus pada fase akhir pertandingan menjadi salah satu persoalan yang perlu segera dibenahi. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, konsentrasi pemain hingga menit terakhir dapat memengaruhi hasil akhir.
Kekalahan dari Persikad menjadi bahan evaluasi bagi Semen Padang sebelum menghadapi PSMS Medan. Tim perlu menjaga kewaspadaan sepanjang pertandingan agar tidak kembali kehilangan poin akibat kesalahan pada saat-saat krusial.
Aspek tersebut juga menjadi tantangan bagi Teco dalam menyiapkan tim. Selain memastikan taktik berjalan sesuai rencana, para pemain harus mampu menjaga kedisiplinan dan fokus ketika menghadapi tekanan lawan, termasuk menjelang berakhirnya pertandingan.
Semen Padang Berupaya Tidak Mengulangi Kesalahan
Menghadapi PSMS Medan, Semen Padang dituntut memperlihatkan perkembangan setelah menjalani evaluasi terhadap kekalahan sebelumnya. Teco menegaskan bahwa timnya perlu mengambil pelajaran dari kesalahan yang telah terjadi agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Ia menyebut evaluasi terus dilakukan untuk memperbaiki kekurangan yang masih terlihat dalam permainan Kabau Sirah. Persiapan tersebut diharapkan membuat tim lebih siap menghadapi PSMS, yang saat ini memiliki perolehan poin lebih tinggi.
“Kami harus belajar dari kesalahan tersebut. Saya pikir tim akan jauh lebih siap untuk pertandingan besok. Kami terus melakukan evaluasi dan berusaha memperbaiki kekurangan yang ada. Semoga besok kami bisa tampil lebih baik,” pungkas Teco. (*)