Haipadang.com – Tesla memperkenalkan Roadster generasi terbaru dengan kemampuan yang tidak biasa untuk sebuah mobil sport listrik. Kendaraan dua penumpang ini diperagakan mampu melaju dalam posisi terbalik, melakukan lompatan di udara, hingga menggunakan pendorong gas yang dikembangkan bersama SpaceX.
Demonstrasi kendaraan tersebut berlangsung di lokasi pengujian SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat, pada Kamis (15/10/2026) malam waktu setempat. CEO Tesla, Elon Musk, menyebut mobil sport terbaru itu memiliki kemampuan yang bahkan melampaui gambaran mobil dalam film James Bond.
Dikutip dari Autoblog melalui CNN Indonesia, Jumat (16/10/2026), Musk menggambarkan Roadster tersebut sebagai mobil yang "lebih baik dari mobil James Bond".
Roadster terbaru merupakan hasil desain ulang dari prototipe yang diperkenalkan Tesla pada 2017. Saat itu, perusahaan menjanjikan pengiriman kendaraan mulai 2020. Namun, jadwal produksi kini bergeser dan direncanakan berlangsung pada 2028.
Dalam peragaan tersebut, Tesla menunjukkan sejumlah kemampuan yang mengandalkan kombinasi teknologi aerodinamika, sistem kendali, serta pendorong gas dingin yang dikembangkan bersama SpaceX.
Tesla Roadster Mampu Melaju Terbalik hingga Melompat
Demonstrasi dimulai ketika Roadster melaju menaiki lintasan melengkung hingga kendaraan berada dalam posisi terbalik. Wakil Presiden Teknik Kendaraan Tesla, Lars Moravy, menjelaskan bahwa kemampuan tersebut didukung sistem kipas isap yang mampu menghasilkan daya isap hingga 2G.
Setelah melewati lintasan dalam posisi terbalik, mobil itu bergerak mundur menuruni lintasan sebelum kembali melesat ke atas. Roadster kemudian diperagakan berguling di udara dan mendarat dengan bantuan pendorong gas dingin.
Dalam demonstrasi lainnya, kendaraan tersebut melompati deretan mobil Tesla, termasuk Tesla Semi yang memiliki tinggi 4,1 meter.
Tesla menjelaskan bahwa teknologi pendorong yang digunakan memiliki keterkaitan dengan pengalaman SpaceX dalam mengembangkan sistem kendali wahana antariksa. Namun, penerapannya pada kendaraan darat memerlukan pengembangan perangkat keras dan sistem kendali yang berbeda.
"SpaceX telah menggunakan pendorong untuk mengatur posisi wahana antariksa selama puluhan tahun. Membuatnya bekerja di kendaraan, bukan di ruang hampa, membutuhkan perangkat keras dan sistem kendali yang sepenuhnya baru," tulis Tesla melalui akun X resminya.
Perusahaan juga mengungkapkan bahwa ruang kosong yang dapat dimanfaatkan di dalam kendaraan diisi dengan tabung bertekanan berlapis serat karbon atau composite overwrapped pressure vessels (COPV). Komponen tersebut menjadi bagian dari sistem yang mendukung teknologi pendorong pada Roadster.
Akselerasi 0,81 Detik dan Kecepatan Lebih dari 370 Km/Jam
Tesla mengklaim Roadster terbaru memiliki kemampuan akselerasi yang sangat tinggi. Empat pendorong yang dipasok SpaceX dan ditempatkan di bagian belakang kendaraan disebut memungkinkan mobil melaju dari posisi diam hingga kecepatan 96 kilometer per jam hanya dalam 0,81 detik.
Elon Musk juga menyebut kecepatan maksimum Roadster dapat melampaui 370 kilometer per jam.
Selain pendorong, mobil ini dilengkapi fitur yang dirancang untuk mendukung performa ketika digunakan di lintasan. Saat pengemudi mengaktifkan Track Mode, sayap belakang kendaraan digerakkan menggunakan sistem aktuator robot Optimus.