tekno

Tesla Pamer Roadster Terbang dengan Pendorong SpaceX, Produksi Dijadwalkan 2028

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:41 WIB
Tesla memamerkan Roadster terbaru dengan pendorong SpaceX yang diklaim bisa terbang, melaju terbalik, dan berakselerasi supercepat. (Foto: Instagram/teslamotors)

Tesla mengklaim paket downforce pasif pada Roadster menjadi yang terbaik di antara mobil yang dapat digunakan di jalan raya. Tingkat gaya tekan ke bawah yang dihasilkan disebut mendekati kemampuan mobil Formula 1.

Kombinasi teknologi tersebut memperlihatkan bahwa Roadster tidak hanya dikembangkan sebagai mobil sport listrik berkecepatan tinggi. Tesla juga memperkenalkan sistem yang memungkinkan kendaraan melakukan manuver ekstrem melalui pemanfaatan pendorong gas dan perangkat kendali khusus.

Meski demikian, klaim performa tersebut merupakan bagian dari informasi dan demonstrasi yang disampaikan Tesla dalam memperkenalkan kendaraan terbarunya.

Tesla Roadster Punya Tiga Versi, Deposit Tertinggi Rp 4,5 Miliar

Di luar kemampuan teknisnya, Tesla menampilkan tiga pilihan Roadster melalui halaman pemesanan di situs resminya. Berdasarkan laporan Reuters, ketiga versi tersebut memiliki ketentuan pemesanan dan kelengkapan yang berbeda.

Versi pertama adalah Performance, yang mensyaratkan deposit sebesar US$50.000 atau sekitar Rp902,6 juta berdasarkan kurs Rp18.051 per dolar AS.

Pilihan berikutnya adalah Thrust, yang dilengkapi pendorong untuk meningkatkan akselerasi. Calon pembeli versi ini harus menyiapkan deposit US$250.000 atau sekitar Rp4,5 miliar.

Sementara itu, versi ketiga bernama Rocket hanya tersedia melalui undangan. Model ini memiliki konfigurasi satu jok dan dibekali sistem terbang penuh.

Tesla belum mengumumkan harga jual resmi untuk ketiga versi Roadster tersebut. Informasi deposit yang ditampilkan pada halaman pemesanan menjadi gambaran awal mengenai persyaratan pemesanan, bukan pengumuman harga jual akhir kendaraan.

Perbedaan spesifikasi ant versi juga menunjukkan bahwa Tesla menawarkan beberapa konfigurasi untuk Roadster, mulai dari varian Performance hingga model Rocket dengan sistem terbang penuh.

Elon Musk Belum Memastikan Legalitas Roadster di Jalan Raya

Di balik berbagai kemampuan yang diperagakan, penggunaan fitur terbang dan pendorong gas pada jalan raya masih menyisakan pertanyaan mengenai aspek legalitasnya. Elon Musk belum memberikan kepastian bahwa seluruh fitur tersebut dapat digunakan secara legal di semua wilayah hukum.

Dikutip dari InsideEVs, Musk menyatakan bahwa Roadster akan menjadi kendaraan nyata yang dapat digunakan di jalan. Namun, ia mengakui bahwa legalitasnya dapat berbeda-beda bergantung pada yurisdiksi.

"Maksudnya, ini akan jadi mobil sungguhan yang ada di jalan," kata Musk.

"Anda tahu, saya belum tentu yakin ini legal di semua yurisdiksi. Tapi akan ada mobil seperti itu yang bisa dimiliki seseorang," lanjutnya.

Ketika seorang penonton secara langsung menanyakan apakah Roadster legal digunakan di jalan raya, Musk memberikan jawaban singkat.

"Ya, ya. Tergantung jalanmu," ujarnya. (*)

Halaman:

Tags

Terkini