budaya

Resmi Terdaftar Nasional, Museum Mande Rubiah Didorong Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda

Rabu, 30 September 2026 | 13:47 WIB
Museum Mande Rubiah (Foto: museum.co)

Dengan Nomor Pendaftaran Nasional yang telah diperoleh, Museum Mande Rubiah kini memiliki pencatatan secara nasional sebagai salah satu museum di Indonesia. Bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, pencapaian ini menjadi pijakan untuk melanjutkan upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah.

Keberadaan Museum Mande Rubiah selama ini tidak hanya dipandang sebagai lokasi penyimpanan benda-benda bersejarah. Museum tersebut juga menjadi salah satu ruang untuk merawat ingatan kolektif masyarakat, memperkenalkan perjalanan sejarah, serta mempertahankan warisan budaya agar tetap tersambung dengan generasi berikutnya di tengah perubahan zaman.

Karena itu, pencatatan secara nasional diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan pengelolaan Museum Mande Rubiah secara berkelanjutan. Status tersebut menjadi bagian dari langkah untuk menjaga keberadaan museum sekaligus memperluas fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat.

Ronald menekankan bahwa pengembangan Museum Mande Rubiah nantinya tidak semata-mata diarahkan pada penyimpanan koleksi bersejarah. Fungsi edukasi juga dinilai penting agar masyarakat dapat mengenal, memahami, dan menghargai sejarah serta kebudayaan yang dimiliki Pesisir Selatan.

“Yang paling penting adalah bagaimana museum ini tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, memahami dan menghargai sejarah serta budaya kita,” ucap Ronald.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang yang lebih luas untuk mengenal warisan budaya daerah. Dengan adanya ruang tersebut, sejarah yang melekat pada Museum Mande Rubiah diharapkan tidak berhenti pada koleksi yang tersimpan di dalam museum.

Pengetahuan dan pemahaman generasi penerus menjadi bagian penting agar warisan tersebut tetap hidup. Dengan demikian, keberadaan Museum Mande Rubiah dapat terus memiliki fungsi dalam memperkenalkan sejarah dan kebudayaan Pesisir Selatan kepada masyarakat.

Pemkab Pesisir Selatan berharap perolehan Nomor Pendaftaran Nasional Museum menjadi pijakan untuk melanjutkan penguatan pelestarian sejarah dan kebudayaan. Museum Mande Rubiah juga diharapkan dapat berkembang sebagai ruang edukasi sekaligus destinasi budaya yang semakin dikenal masyarakat.

Pencatatan nasional tersebut dengan demikian menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan Museum Mande Rubiah. Setelah berdiri sejak 8 Maret 1980, museum yang berada di kawasan Lunang itu kini memiliki pencatatan secara nasional, sekaligus membawa harapan baru bagi penguatan pengelolaan dan pelestarian warisan sejarah serta budaya Pesisir Selatan. (*)

Halaman:

Tags

Terkini