berita

Titah Wali Kota, Upaya Padang Panjang Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:03 WIB
Ilustrasi Menghafal Al-Qur'an (Foto: Pexels)

Haipadang.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang menghadirkan Program Tilawah, Tahfiz, dan Tartil (Titah) Wali Kota sebagai upaya membina generasi muda agar mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an. Program ini menerapkan pola pembinaan berbasis kelurahan untuk menemukan, mengasah, dan mengembangkan potensi anak-anak di bidang Al-Qur’an secara berkelanjutan.

Program tersebut resmi diluncurkan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Sabtu (10/10/2026). Melalui program ini, Pemko Padang Panjang berharap dapat menyiapkan generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Irman Gusman menyampaikan apresiasi atas peluncuran Program Titah Wali Kota. Ia juga menyatakan dukungan, baik secara moril maupun materil, untuk mendorong keberlangsungan pembinaan generasi Qur’ani di Kota Padang Panjang.

Menurut Irman, upaya melahirkan generasi muda yang memiliki fondasi agama kuat menjadi bagian penting dalam mengembalikan kejayaan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah. Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kualitas masa depan anak-anak.

“Kita harus kembalikan kejayaan Kota Serambi Mekkah ini dengan melahirkan anak-anak yang kuat agamanya dan menghafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan momentum hari ini bisa membuat anak-anak kita lebih berkualitas masa depannya,” ujarnya, dikutip Minggu (11/10/2026).

Irman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Program Titah Wali Kota. Ia berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat berlangsung dengan baik, mencapai keberhasilan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Saya luncurkan Titah Wali Kota ini. Semoga kegiatan yang sangat bermanfaat ini berjalan dengan baik dan sukses serta mendapatkan keberkahan dari Allah,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menjelaskan bahwa pembinaan melalui Program Titah Wali Kota dilaksanakan dengan pendekatan berbasis kelurahan. Skema ini ditujukan untuk mengidentifikasi anak-anak yang memiliki potensi dalam cabang tilawah, tahfiz, dan tartil agar kemampuan mereka dapat dibina dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan kemampuan peserta dalam mempelajari Al-Qur’an, program tersebut juga dirancang untuk mempersiapkan generasi penerus yang dapat menjadi kader terbaik Kota Padang Panjang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Hendri menegaskan, pembinaan tersebut tidak hanya berorientasi pada persiapan mengikuti kompetisi. Program Titah Wali Kota juga diarahkan untuk membentuk generasi Qur’ani yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini juga memiliki tujuan strategis dengan menyiapkan generasi penerus yang mampu menjadi kader terbaik Kota Padang Panjang dalam MTQ, dan menjadi generasi Qur'ani yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 206 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 119 peserta dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti pembinaan dalam sejumlah cabang.

Peserta yang lolos terdiri atas 45 orang cabang tartil, 40 orang tahfiz, tujuh orang tilawah kanak-kanak, serta 27 orang golongan tilawah anak-anak dan remaja. Mereka akan mengikuti pembinaan sesuai dengan bidang masing-masing dalam program yang menjadi salah satu upaya pengembangan generasi Qur’ani di Kota Padang Panjang. (*)

Tags

Terkini