Cegah Pohon Tumbang Timpa Sekolah, BPBD Agam Tebang 3 Pohon di SDN 04 Sikabu

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:31 WIB
Penebangan pohon dilakukan BPBD Agam untuk antisipasi pohon tumbang menimpa sekolah. (Foto: Kominfo Agam)
Penebangan pohon dilakukan BPBD Agam untuk antisipasi pohon tumbang menimpa sekolah. (Foto: Kominfo Agam)

Haipadang.com — Tiga pohon yang berisiko tumbang dan menimpa bangunan sekolah ditebang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam bersama sejumlah instansi terkait di SD Negeri 04 Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan siswa dan guru serta merusak fasilitas pendidikan.

Penanganan tersebut dilakukan setelah pihak SDN 04 Sikabu mengajukan permohonan bantuan kepada BPBD Kabupaten Agam. Pohon-pohon yang berada di sekitar bangunan sekolah dinilai berisiko tumbang dan berpotensi menimpa bangunan apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

Tiga pohon yang ditebang terdiri atas pohon sawit, alpukat, dan lengkeng. Penebangan dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana untuk mengurangi risiko di lingkungan sekolah, sekaligus menciptakan suasana yang lebih aman bagi siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Kepala BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, mengatakan penanganan pohon berisiko merupakan langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat membahayakan warga sekolah. Menurut dia, potensi bahaya perlu ditangani sejak dini agar keselamatan siswa dan guru serta kondisi fasilitas pendidikan tetap terjaga.

“Penebangan ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah pohon tumbang yang berpotensi menimpa bangunan sekolah. Kita berupaya mengurangi risiko sejak dini agar keselamatan siswa dan guru serta keamanan fasilitas sekolah tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan penebangan tersebut melibatkan beberapa instansi, yakni BPBD Kabupaten Agam, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, PLN, serta Kepala SD Negeri 04 Sikabu. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bagian dari koordinasi dalam menangani pohon-pohon yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya di kawasan sekolah.

Pelaksanaan penebangan juga merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan yang diajukan pihak SDN 04 Sikabu. Surat bernomor 424/098/SDN 04 SKB-LB tersebut tertanggal 14 Oktober 2026 dan secara khusus berkaitan dengan permohonan penebangan pohon sawit di lingkungan sekolah.

Melalui penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Agam berupaya mengurangi potensi kerugian dan risiko keselamatan sebelum insiden terjadi. Mitigasi terhadap pohon yang berisiko tumbang menjadi salah satu langkah pencegahan untuk menjaga keamanan lingkungan pendidikan, terutama bagi siswa dan guru yang beraktivitas di sekitar bangunan sekolah.

Penanganan pohon berisiko di SDN 04 Sikabu diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Upaya ini dilakukan dengan mengantisipasi potensi bahaya sebelum berdampak terhadap keselamatan manusia maupun kondisi fasilitas pendidikan. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X