berita

Karhutla Bromo Makan Korban Jiwa, 4 Orang Meninggal dan Dua Lainnya Luka Bakar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:35 WIB
Empat korban meninggal dunia usai terjebak karhutla di Bromo saat ikut proses pemadaman.(Foto: Instagram/bromo_skybridge)

Haipadang.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, berujung tragis. Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak api saat berupaya membantu pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.

Korban meninggal terdiri atas dua petugas TNBTS dan dua karyawan hotel. Mereka berada di antara personel dan relawan yang dikerahkan untuk menangani kebakaran di kawasan Pusung Lingker dan sekitarnya.

Peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah petugas dan warga yang tergabung dalam kelompok pendukung pemadaman berusaha menjangkau lokasi kebakaran. Namun, situasi di lapangan berubah menjadi darurat setelah sebagian orang yang terlibat dalam upaya pemadaman dilaporkan terjebak di sekitar titik api.

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkapkan, sekitar 12 orang yang terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta karyawan hotel berangkat menuju lokasi kebakaran pada Kamis (15/10/2026). Mereka mulai bergerak sekitar pukul 09.00 WIB untuk membantu memadamkan karhutla di kawasan Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Upaya pemadaman berlangsung hingga muncul laporan mengenai sejumlah orang yang terjebak di area kebakaran. Sekitar pukul 13.30 WIB, tim di lapangan menerima informasi bahwa beberapa orang yang ikut membantu penanganan karhutla mengalami situasi berbahaya di sekitar lokasi.

Laporan awal kepolisian menyebutkan tiga orang meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka bakar. Dalam perkembangan berikutnya, jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya tambahan korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Informasi itu disampaikan kepada awak media pada Kamis (15/10/2026).

“Benar, ada satu korban lagi yang meninggal dunia,” kata Jules, dikutip Jumat (16/10/2026).

Sebelumnya, Jules juga menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Polda Jawa Timur turut menyampaikan doa bagi para korban yang mengalami luka agar segera pulih setelah mendapatkan penanganan medis.

“Kami dari Polda Jawa Timur menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya tiga orang dalam peristiwa ini. Kami juga mendoakan para korban yang mengalami luka agar segera mendapatkan kesembuhan,” imbuhnya.

Polisi Dalami Penyebab Karhutla Bromo

Di tengah penanganan dampak insiden tersebut, kepolisian masih menyelidiki rangkaian kejadian yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah orang mengalami luka bakar. Pendalaman dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran sekaligus faktor yang membuat petugas dan relawan terjebak di lokasi.

Jules menegaskan, penyebab karhutla maupun kronologi lengkap peristiwa yang menimbulkan korban jiwa belum dapat dipastikan. Kepolisian masih mengumpulkan fakta dari hasil pemeriksaan di lapangan sebelum menyampaikan keterangan lebih lanjut.

“Untuk penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia dan luka, masih dilakukan pendalaman. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh fakta yang cukup dari hasil pemeriksaan di lapangan,” sambungnya.

Selain empat korban meninggal, dua korban lainnya yang mengalami luka bakar dilaporkan tengah menjalani perawatan medis setelah dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo.

Halaman:

Tags

Terkini