berita

Aksi Bela Palestina di Sumbar Kumpulkan Rp1,67 Miliar, Ada Emas dan Perak

Senin, 5 Oktober 2026 | 09:24 WIB
Aksi Bela Palestina di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (4/10/2026). (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Ia juga mengingatkan sejumlah peran Sumbar dalam perjalanan bangsa, termasuk ketika daerah tersebut menjadi bagian dari lahirnya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Selain itu, Mahyeldi menyebut Mosi Integral Natsir yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia untuk kembali kepada NKRI.

“Sumbar melahirkan pejuang, menghadirkan pendiri, menghadirkan proklamator, menghadirkan penyelamat, dan menghadirkan NKRI,” tegasnya.

Semangat Perjuangan dan Solidaritas untuk Palestina

Mahyeldi meminta semangat perjuangan yang menjadi bagian dari sejarah Sumbar tidak berhenti sebagai catatan masa lalu. Ia mengajak masyarakat untuk mempertahankan semangat tersebut, termasuk dengan menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang tengah dihadapi rakyat Palestina.

Menurut Mahyeldi, semangat perjuangan tersebut perlu terus diwariskan di tengah masyarakat Sumbar. Ia menggambarkan semangat itu sebagai bagian dari identitas perjuangan masyarakat daerah tersebut dalam menjaga NKRI sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.

“DNA Bapak, Ibu, anak, cucu suku Sumbar adalah DNA pejuang, DNA pendiri, DNA NKRI. Maka dari itu, siapa yang akan merusak NKRI, maka Sumbar, masyarakat Sumbar harus tampil terdepan untuk menyelamatkan NKRI,” katanya.

Di sisi lain, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfattah Ahmed Khalil Al Sattari, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumbar, atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.

Ia menceritakan bantuan makanan dari Indonesia yang telah diterima oleh masyarakat di Gaza. Bantuan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu bentuk nyata dukungan masyarakat Indonesia kepada warga Palestina.

“Saya tanya kepada anak saya, apakah kalian punya makanan di Gaza? Dia mengatakan ada satu bungkus yang di sana tertulis ‘Bantuan dari Indonesia’. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam,” ujarnya.

Abdalfattah Ahmed Khalil Al Sattari juga menyampaikan keyakinannya bahwa Palestina akan segera memperoleh kemerdekaan. Ia sekaligus mengapresiasi masyarakat Sumatera Barat yang tetap menunjukkan solidaritas kepada Palestina.

Ia menyinggung masyarakat yang mengikuti Aksi Bela Palestina di halaman Kantor Gubernur Sumbar meski berada di bawah terik matahari.

“Bapak Ibu semua duduk di bawah terik matahari untuk Palestina pada hari ini. Harga yang maha mahal yang kami bayar ini, insya-Allah hasilnya adalah kemenangan, kemerdekaan, dan kebebasan Palestina,” katanya. (*)

 

Halaman:

Tags

Terkini