berita

Terinspirasi Wisata Maritim Bali, Kawasan Pelabuhan Muaro Padang Akan Ditata

Jumat, 9 Oktober 2026 | 01:29 WIB
Kawasan Muaro Padang (Foto: Indonesia Travel)

Haipadang.com — Kawasan Pelabuhan Muaro Padang disiapkan untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata maritim yang terintegrasi. Rencana tersebut tengah dimatangkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur sebagai bagian dari upaya mengembangkan kawasan pesisir kota.

Pembahasan mengenai rencana penataan kawasan tersebut dilakukan dalam audiensi Pemko Padang bersama Pelindo di Ruang VIP Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (8/10/2026). Pertemuan itu dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dari pihak Pelindo, hadir GM PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Ferrial Dunan Sidabutar serta Direktur Komersial PT Pelindo Sinergi Lokaseva Andira Reoputra. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembahasan lebih lanjut mengenai konsep penataan kawasan Pelabuhan Muaro Padang.

Fadly Amran menyebut pengembangan kawasan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan Program Unggulan Jelajah Padang. Program itu salah satunya berfokus pada penataan kawasan pesisir pantai sehingga rencana pengembangan Pelabuhan Muaro Padang dinilai sejalan dengan arah pembangunan pariwisata Kota Padang.

Menurut Fadly, letak Pelabuhan Muaro Padang yang strategis menjadi salah satu modal penting untuk mengembangkan sektor pariwisata. Kawasan pelabuhan juga memiliki posisi sebagai pintu gerbang menuju destinasi wisata dunia Kepulauan Mentawai.

“Posisi pelabuhan yang strategis sebagai pintu gerbang menuju destinasi wisata dunia Kepulauan Mentawai dinilai menjadi modal kuat untuk menggairahkan sektor pariwisata daerah,” kata Fadly Amran.

Selain mendorong sektor pariwisata, kerja sama Pemko Padang dan Pelindo diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Pengembangan kawasan tersebut ditargetkan dapat membuka peluang lapangan kerja baru sekaligus mendukung cita-cita Padang menjadi kota gastronomi dunia.

Konsep penataan kawasan juga mulai diarahkan pada pengembangan wisata maritim yang lebih terintegrasi. GM PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Ferrial Dunan Sidabutar menjelaskan, area yang menjadi fokus penataan berada di sekitar terminal penumpang Mentawai Fast.

Kawasan tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan pembangunan Maritim Center. Dengan konsep tersebut, kawasan Pelabuhan Muaro Padang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kawasan pelabuhan, tetapi juga memiliki daya tarik sebagai bagian dari pengembangan wisata maritim.

Ferrial mengatakan konsep penataan tersebut terinspirasi dari pengelolaan wisata maritim di Bali. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah bagaimana kawasan wisata maritim dapat menghadirkan kondisi yang rapi dan tertata, termasuk dalam pengelolaan armada kapal wisata.

“Penataan kawasan ini terinspirasi dari pengelolaan wisata maritim di Bali yang menyajikan kerapian serta keteraturan armada kapal wisata,” ungkap Ferrial.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pelindo juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemko Padang dalam melakukan revitalisasi sejumlah kawasan kota. Revitalisasi tersebut mencakup kawasan Kota Tua dan Batang Arau.

Komitmen tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan kawasan wisata maritim yang representatif. Sinergi antara Pemko Padang dan Pelindo diarahkan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata yang memiliki daya saing sekaligus terintegrasi dengan kawasan pesisir dan aktivitas pelabuhan. (*)

Tags

Terkini