berita

Mengapa Mobil Listrik Terbakar? Ini 6 Kasus yang Terjadi Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Ilustrasi Kebakaran Mobil Listrik (Foto: NKRI24JAM)

Haipadang.com – Sejumlah kasus kebakaran yang melibatkan mobil listrik terjadi di Indonesia dan China sepanjang Januari hingga September 2026. Peristiwa tersebut melibatkan Hyundai Ioniq 5 N, BYD Seal, Xiaomi SU7 Ultra, Zeekr 7X, Hyundai Ioniq 6, hingga kebakaran area parkir yang menghanguskan sekitar 20 kendaraan energi baru di China.

Rentetan kejadian ini menarik perhatian karena kebakaran kendaraan listrik kerap dikaitkan dengan persoalan baterai. Namun, setiap insiden memiliki kronologi dan kondisi yang berbeda. Ada kendaraan yang terbakar ketika berada di bengkel, terdampak api yang diduga berasal dari luar, mengalami kebakaran setelah kecelakaan, hingga kasus yang penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan petugas berwenang.

Informasi awal dari sejumlah kejadian juga menunjukkan bahwa dugaan penyebab kebakaran tidak selalu sama dengan hasil penyelidikan akhir. Dalam beberapa kasus, produsen telah menyampaikan hasil analisis awal, tetapi penentuan penyebab secara pasti masih menunggu pemeriksaan pihak yang berwenang.

Karena itu, enam kasus kebakaran mobil listrik dan kendaraan energi baru berikut perlu dilihat berdasarkan kronologi, keterangan yang tersedia, serta status pemeriksaan masing-masing peristiwa. Rangkuman ini mencakup kejadian yang diberitakan hingga September 2026, dengan informasi yang tersedia sampai Oktober 2026.

1. Hyundai Ioniq 5 N Terbakar di Sebuah Bengkel di Medan

Kasus pertama terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Satu unit Hyundai Ioniq 5 N dilaporkan terbakar di sebuah bengkel yang berada di Jalan Sei Asahan pada 7 Januari 2026.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu kejadian kebakaran mobil listrik yang dilaporkan pada awal 2026. Kendaraan yang terlibat merupakan Hyundai Ioniq 5 N, model mobil listrik yang terbakar ketika berada di area bengkel.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, membenarkan bahwa kendaraan yang mengalami kebakaran merupakan mobil listrik.

Meski identitas kendaraan telah diketahui, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara pasti bagaimana api pertama kali muncul dan bagian kendaraan mana yang menjadi sumber kebakaran.

Belum ada kepastian apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan baterai traksi, komponen kelistrikan lain, atau faktor eksternal. Oleh sebab itu, kebakaran Hyundai Ioniq 5 N di Medan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai akibat kerusakan baterai tanpa hasil pemeriksaan teknis.

Kejadian ini memperlihatkan pentingnya membedakan informasi mengenai jenis kendaraan yang terbakar dari penjelasan mengenai penyebab insiden. Identifikasi kendaraan listrik tidak serta-merta menjawab sumber api yang memicu kebakaran.

Hingga informasi yang tersedia dalam pemberitaan tersebut, penyebab kebakaran Hyundai Ioniq 5 N di bengkel Jalan Sei Asahan belum dipastikan.

2. Sekitar 20 Kendaraan Energi Baru Terbakar di Area Parkir China

Kebakaran dalam skala lebih besar terjadi di area parkir Distrik Ganjingzi, Dalian, China, pada 30 Mei 2026. Insiden tersebut menghanguskan sekitar 20 kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV).

Peristiwa ini berbeda dari kebakaran yang melibatkan satu unit mobil karena api dilaporkan menyebar hingga mengenai sejumlah kendaraan lain yang berada di area parkir.

Berdasarkan informasi yang tersedia, kebakaran diduga bermula ketika seorang pria membakar tumpukan serat atau bulu pohon poplar di dekat lokasi parkir. Angin kencang kemudian diduga membuat api menyebar dan menjangkau kendaraan-kendaraan yang berada di sekitarnya.

Halaman:

Tags

Terkini