Mengapa Mobil Listrik Terbakar? Ini 6 Kasus yang Terjadi Sepanjang 2026

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Ilustrasi Kebakaran Mobil Listrik (Foto: NKRI24JAM)
Ilustrasi Kebakaran Mobil Listrik (Foto: NKRI24JAM)

Dengan kronologi tersebut, dugaan awal mengarah pada faktor eksternal di sekitar area parkir. Namun, informasi mengenai dugaan penyebab tersebut perlu dibedakan dari hasil penyelidikan final yang menetapkan sumber dan rangkaian terjadinya kebakaran.

Pihak berwenang setempat dilaporkan telah menangani kasus tersebut. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam kejadian yang menghanguskan sekitar 20 kendaraan energi baru itu.

Di tengah penyebaran gambar kejadian, muncul dugaan bahwa kendaraan yang terbakar merupakan Geely Galaxy A7. Meski demikian, pihak berwenang belum mengungkapkan merek dan model kendaraan yang terlibat dalam kebakaran tersebut.

Dengan demikian, identitas kendaraan yang beredar dalam dugaan publik belum dapat diperlakukan sebagai informasi yang telah dikonfirmasi.

Kasus di Dalian juga menunjukkan pentingnya menelusuri asal api sebelum menghubungkan suatu kejadian dengan karakteristik teknologi kendaraan. Apabila api bermula dari lingkungan sekitar, pemeriksaan perlu membedakan faktor yang memicu kebakaran dengan kendaraan yang kemudian terdampak.

Berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada dasar untuk menyatakan bahwa kebakaran yang menghanguskan sekitar 20 kendaraan energi baru tersebut dipicu oleh baterai mobil listrik.

3. Xiaomi SU7 Ultra Terbakar di Nanchang, Produsen Sampaikan Hasil Analisis Awal

Kebakaran berikutnya melibatkan Xiaomi SU7 Ultra di Jembatan Hero, Nanchang, Provinsi Jiangxi, China, pada 7 Juni 2026. Petugas pemadam kebakaran menangani insiden tersebut, sementara tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Kasus ini mendapat perhatian karena Xiaomi menyampaikan hasil pemeriksaan awal mengenai kondisi baterai traksi kendaraan sebelum kebakaran terjadi.

Dalam laporan CarNewsChina pada 9 Juni 2026, Xiaomi menyatakan bahwa pemeriksaan di lokasi dan analisis data kendaraan menunjukkan baterai traksi berada dalam kondisi operasi normal sebelum insiden.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa tidak ditemukan sinyal thermal runaway sebelum kebakaran.

Berdasarkan hasil analisis awal tersebut, Xiaomi menyatakan dugaan bahwa baterai terbakar dengan sendirinya telah dikesampingkan. Kendati demikian, perusahaan menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih menunggu pemeriksaan dan penetapan dari petugas pemadam kebakaran.

Keterangan produsen itu perlu ditempatkan sesuai statusnya, yakni hasil analisis awal berdasarkan pemeriksaan lokasi dan data kendaraan. Informasi tersebut belum menjadi kesimpulan final dari penyelidikan pihak berwenang.

Perbedaan ini penting karena penjelasan mengenai kondisi baterai sebelum kebakaran tidak otomatis menjawab seluruh rangkaian penyebab munculnya api. Penetapan penyebab memerlukan pemeriksaan yang mempertimbangkan bukti dan kondisi kendaraan dalam kejadian tersebut.

Kasus Xiaomi SU7 Ultra juga menunjukkan bahwa informasi mengenai thermal runaway perlu dibaca secara spesifik. Dalam kejadian ini, produsen menyatakan tidak menemukan sinyal kondisi tersebut sebelum kebakaran, tetapi penetapan penyebab insiden tetap menunggu proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.

Hingga informasi yang dirujuk dalam pemberitaan tersebut, penyebab kebakaran Xiaomi SU7 Ultra di Nanchang belum ditetapkan secara final oleh petugas yang menangani kejadian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X