berita

Mengapa Mobil Listrik Terbakar? Ini 6 Kasus yang Terjadi Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Ilustrasi Kebakaran Mobil Listrik (Foto: NKRI24JAM)

Produsen juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan profesional terhadap baterai traksi, sistem tegangan tinggi, dan struktur bodi kendaraan setelah mengalami benturan serius.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kondisi kendaraan setelah kecelakaan, terutama pada bagian yang perlu dipastikan keamanannya sebelum kendaraan kembali digunakan.

Meski demikian, informasi mengenai pentingnya pemeriksaan pascakecelakaan tidak berarti setiap kendaraan listrik yang pernah mengalami benturan pasti akan terbakar. Kondisi masing-masing kendaraan perlu dinilai melalui pemeriksaan yang sesuai.

Dalam kasus Zeekr 7X, riwayat tabrakan merupakan informasi awal dari pemeriksaan yang disampaikan produsen, bukan penetapan akhir mengenai sumber api. Penyebab kebakaran tetap memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Peristiwa ini juga menegaskan bahwa lokasi kebakaran yang berdekatan dengan stasiun pengisian kendaraan listrik tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa proses pengisian daya menjadi pemicu kejadian. Berdasarkan informasi yang tersedia, penyebab kebakaran Zeekr 7X di Ningbo masih dalam penyelidikan.

6. Hyundai Ioniq 6 Terbakar Setelah Kecelakaan di Slipi, Jakarta Barat

Kebakaran mobil listrik juga terjadi di Indonesia, tepatnya di Jalan Letjen S. Parman, kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat, 11 September 2026. Kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut adalah Hyundai Ioniq 6 dengan nomor polisi B 18 YZK.

Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak separator busway.

Setelah benturan terjadi, muncul percikan api dan asap dari kendaraan. Mobil kemudian terbakar.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan dukungan 15 personel untuk menangani kejadian tersebut. Setelah melakukan penanganan di lokasi, petugas berhasil memadamkan api.

Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan bahwa kebakaran berlangsung setelah kendaraan mengalami benturan. Namun, urutan waktu tersebut belum cukup untuk menentukan bagian kendaraan yang menjadi sumber api atau memastikan mekanisme yang memicu kebakaran.

Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan bahwa perusahaan berkoordinasi dengan pemilik kendaraan dan pihak terkait. Koordinasi itu dilakukan untuk memahami kronologi sekaligus mencari tahu penyebab insiden.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penelusuran penyebab kebakaran masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Meski kecelakaan mendahului munculnya api dan asap, informasi itu belum dapat memastikan apakah kebakaran bersumber dari baterai traksi, komponen kelistrikan lain, atau bagian kendaraan lainnya.

Karena itu, kasus Hyundai Ioniq 6 di Slipi perlu dibedakan antara kronologi yang telah disampaikan dan hasil investigasi mengenai penyebab kebakaran.

Informasi yang tersedia menjelaskan bahwa kendaraan menabrak separator busway sebelum mengeluarkan percikan api dan asap. Sementara itu, penetapan sumber api tetap membutuhkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak terkait.

Mengapa Penyebab Kebakaran Mobil Listrik Perlu Diperiksa?

Enam kasus tersebut memperlihatkan beragam situasi kebakaran yang melibatkan mobil listrik dan kendaraan energi baru. Ada kendaraan yang terbakar di bengkel, kendaraan yang terdampak api dari lingkungan sekitar, serta kendaraan yang terbakar setelah kecelakaan.

Halaman:

Tags

Terkini