berita

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pelajar di Padang Diamankan Satpol PP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:24 WIB
Ilustrasi Tawuran Pelajar (Foto: Istimewa)

Haipadang.com – Sebanyak 12 pelajar diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang di kawasan Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, pada Jumat (16/10/2026) siang. Mereka diamankan karena terindikasi akan terlibat aksi tawuran.

Dalam penindakan tersebut, petugas turut membawa tujuh unit telepon seluler (ponsel) dan empat sepeda motor dari lokasi. Belasan pelajar itu selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP Padang untuk menjalani pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran yang melibatkan pelajar. Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Padang.

"Mereka terindikasi akan terlibat aksi tawuran sehingga petugas mengambil langkah pencegahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Chandra Eka Putra.

Pengamanan di kawasan Tampat Durian dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Setelah dibawa ke kantor Satpol PP, para pelajar menjalani proses pendataan dan pemeriksaan sebagai bagian dari penanganan oleh petugas.

Langkah tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk menegakkan ketertiban, tetapi juga untuk mencegah pelajar terlibat dalam tindakan yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Satpol PP Padang Utamakan Pencegahan dan Pembinaan

Chandra menegaskan bahwa pencegahan dan pembinaan menjadi bagian penting dalam menangani pelajar yang terindikasi hendak terlibat tawuran. Menurutnya, penanganan perlu diarahkan agar para pelajar memahami risiko dan konsekuensi dari perilaku yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pendekatan pembinaan diharapkan dapat membantu pelajar menyadari dampak tindakan mereka terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Selain berpotensi menimbulkan persoalan ketertiban, tawuran juga dapat merugikan pihak-pihak yang terlibat maupun masyarakat lainnya.

Karena itu, upaya pencegahan diperlukan agar pelajar tidak terjerumus dalam lingkungan pergaulan yang mendorong terjadinya aksi kekerasan. Mereka diharapkan dapat memilih aktivitas yang lebih positif dan mendukung perkembangan diri.

Satpol PP Padang juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan kemampuan.

"Kami mengajak para pelajar untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran dan memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang lebih positif. Imbauan tersebut ditujukan untuk mendorong pelajar agar lebih fokus pada pendidikan, pengembangan kemampuan, dan aktivitas yang mendukung masa depan mereka," katanya.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari pendekatan pencegahan yang dilakukan Satpol PP dalam menangani potensi tawuran di kalangan pelajar. Selain tindakan petugas, pembinaan diperlukan agar para pelajar dapat mempertimbangkan dampak perilaku mereka sebelum melakukan tindakan yang berisiko.

Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas dan Pergaulan Anak

Di luar penanganan oleh aparat, Chandra mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak. Pengawasan keluarga dinilai diperlukan untuk membantu mencegah keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Orang tua diharapkan lebih memperhatikan kegiatan anak, baik ketika berada di luar rumah maupun saat berinteraksi dengan lingkungan pergaulannya. Dengan pengawasan yang lebih baik, potensi perilaku berisiko diharapkan dapat diketahui sejak dini.

Halaman:

Tags

Terkini