Baju Kuruang Basiba Jadi Simbol Literasi Budaya di Pariaman

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Senin, 5 Oktober 2026 | 02:00 WIB
Karnaval Baju Kuruang Basiba dalam rangkaian Festival Literasi Budaya 2026 di Pariaman. (Foto: Kominfo Pariaman)
Karnaval Baju Kuruang Basiba dalam rangkaian Festival Literasi Budaya 2026 di Pariaman. (Foto: Kominfo Pariaman)

Haipadang.com – Baju Kuruang Basiba bukan sekadar busana adat bagi perempuan Minangkabau. Di balik potongan yang lapang dan santun serta bagian ketiak yang disebut basiba, tersimpan nilai keanggunan, martabat, kerendahan hati, dan kehormatan.

Nilai tersebut kembali dikenalkan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Karnaval Baju Kuruang Basiba dalam rangkaian Festival Literasi Budaya Tahun 2026 di Halaman Balai Kota Pariaman, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemko Pariaman untuk menjaga keberadaan Baju Kuruang Basiba sekaligus mengenalkan makna yang terkandung di dalamnya kepada masyarakat. Karnaval tidak hanya menampilkan busana adat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengajak generasi muda memahami identitas dan warisan budaya Minangkabau.

Karnaval Baju Kuruang Basiba dilepas oleh Bunda Literasi Kota Pariaman, Yosneli Balad. Dalam kegiatan tersebut, berbagai kalangan tampil mengenakan Baju Kuruang Basiba, mulai dari Bundo Kanduang, pendidik, pegiat literasi, orang tua, anak-anak, hingga generasi muda.

Yosneli mengaku bangga dapat berada di tengah-tengah masyarakat yang ikut mengenakan dan memperkenalkan Baju Kuruang Basiba. Menurutnya, kehadiran berbagai kelompok dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan bersama-sama.

“Melalui Karnaval Baju Kuruang Basiba yang dilaksanakan sebagai bagian dari Festival Literasi Budaya, kita tidak hanya sedang menyaksikan sebuah parade busana adat, tetapi sedang membaca kembali lembaran-lembaran sejarah dan nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Bagi Yosneli, Baju Kuruang Basiba memiliki nilai yang jauh lebih dalam daripada sekadar pakaian. Karakter busana tersebut menjadi bagian dari gambaran nilai yang melekat pada perempuan Minangkabau.

Pada bagian ketiak terdapat lipatan yang disebut basiba. Sementara itu, bentuk dan garis potongannya dibuat lapang serta santun. Di dalam karakter tersebut terdapat makna keanggunan, martabat, kerendahan hati, dan kehormatan seorang perempuan Minangkabau.

Karena itu, pengenalan Baju Kuruang Basiba juga berkaitan dengan literasi budaya. Masyarakat tidak hanya diajak mengenali bentuk dan penggunaannya, tetapi juga memahami nilai yang berada di balik simbol budaya tersebut.

Dalam konteks tersebut, literasi budaya menjadi cara untuk menjaga kearifan lokal agar tetap dikenal dan dipahami di tengah perkembangan zaman. Baju Kuruang Basiba menjadi salah satu media untuk mengenalkan nilai tersebut secara langsung kepada masyarakat.

“Literasi bukan hanya tentang membaca teks di atas kertas atau layar digital. Literasi adalah cara kita membaca kehidupan, mengenal identitas, dan merawat warisan budaya. Ketika anak-anak dan generasi muda kita memakai dan menyaksikan Baju Kuruang Basiba ini, mereka sedang belajar memahami nilai kepatutan dan kebanggaan akan jati dirinya,” tambahnya.

Peserta Karnaval Baju Kuruang Basiba berasal dari berbagai unsur yang ada di Kota Pariaman. Beberapa organisasi, SMP, SMA, Persatuan Guru SD, dan Guru PAUD ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan itu juga melibatkan Bundo Kanduang Kanagarian Pauh Kambar, Kabupaten Padang Pariaman. Keterlibatan Bundo Kanduang serta berbagai unsur pendidikan dan masyarakat memperlihatkan bahwa Baju Kuruang Basiba dikenalkan lintas kelompok dalam kegiatan Festival Literasi Budaya Tahun 2026.

Anak-anak dan generasi muda menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dengan mengenakan maupun menyaksikan Baju Kuruang Basiba, mereka diperkenalkan pada pakaian adat sekaligus nilai yang terkandung di dalamnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

X