Haipadang.com – Pemandangan di Jalan Soekarno Hatta, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, berubah menjadi lebih memesona ketika bunga Tabebuya bermekaran. Perpaduan bunga berwarna merah muda, putih, dan krem dengan kabut pagi menghadirkan panorama yang mengingatkan warga pada suasana jalanan di Jepang dan Korea Selatan.
Keindahan tersebut membuat kawasan ini menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Tidak sedikit warga yang sengaja berhenti untuk mengambil foto, merekam video, atau menikmati pemandangan bersama keluarga dan sahabat.
Sebutan “Jepangnya Padang Panjang” hingga “Koreanya Padang Panjang” pun muncul sebagai ungkapan kekaguman warga terhadap deretan pohon Tabebuya yang menghiasi jalan tersebut. Bunga-bunga yang bermekaran memberikan nuansa berbeda di Kota Serambi Mekkah, terutama ketika sebagian kelopaknya mulai berguguran.
Pemandangan itu menghadirkan dekorasi alami di sepanjang jalan. Keindahannya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin mengabadikan momen, baik untuk koleksi pribadi maupun dibagikan melalui media sosial.
Tabebuya Jadi Daya Tarik Warga Berburu Foto
Pesona Tabebuya di Jalan Soekarno Hatta dinikmati oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Sebagian datang bersama keluarga, sementara lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkumpul dengan teman dan membuat konten video.
Bagi generasi muda, deretan bunga Tabebuya menjadi latar foto yang estetik. Adapun bagi keluarga dan warga yang lebih dewasa, pemandangan tersebut menawarkan kesempatan untuk menikmati suasana kota sambil menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.
Daya tariknya semakin terasa ketika bunga mulai berguguran. Kelopak yang menghiasi kawasan jalan, ditambah suasana pagi berkabut, menciptakan pemandangan yang membuat warga tertarik mengabadikannya.
Keberadaan Tabebuya di Padang Panjang bukan hal baru. Mengutip tulisan Yuli Guslinda yang diunggah melalui akun Facebook Kominfo Padang Panjang, Senin (12/11/2026), Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Panjang, Arni Jayatri, menjelaskan bahwa pohon Tabebuya telah ditanam di kota tersebut sejak 2021.
Menurut Arni, tanaman ini memiliki manfaat dari sisi estetika sekaligus fungsi lingkungan. Saat memasuki musim berbunga, Tabebuya menghadirkan pemandangan yang mempercantik kawasan perkotaan. Sementara itu, tajuk dan dedaunannya yang rimbun dapat memberikan keteduhan bagi masyarakat.
Keberadaan pohon tersebut juga menambah daya tarik ruang publik. Warga dapat menikmati suasana di bawah pepohonan sembari bersantai atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.
Tabebuya Juga Tumbuh di Sejumlah Titik Padang Panjang
Pesona bunga Tabebuya tidak hanya dapat dijumpai di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Sejumlah titik lain di Kota Padang Panjang juga memiliki pohon dengan bunga yang menarik perhatian.
Di Taman M. Sjafei, terdapat satu pohon Tabebuya yang berbunga kuning. Sementara itu, dua pohon dengan warna bunga serupa tumbuh di dekat lampu merah Hotel Hasiba.
Kehadiran Tabebuya di beberapa lokasi tersebut memperkaya pemandangan kota ketika pohon-pohon memasuki masa berbunga. Warna bunganya menjadi daya tarik visual yang dapat dinikmati warga di tengah aktivitas sehari-hari.
Keindahan Tabebuya juga menarik perhatian Fauzana Adma, yang akrab disapa Aling. Video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya sempat menarik perhatian warganet.
Artikel Terkait
Kopi Bantjah di Padang Disulap Jadi Cascara hingga Lilin Aromaterapi
Benarkah Gempa Tanda Banyak Dosa? Ini Penjelasan tentang Bencana dan Sains