Debut Teco di Semen Padang Berakhir Pahit, Gol Menit 90+4 Jadi Petaka

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 06:47 WIB
Semen Padang FC kontra Persikad Depok dalam lanjutan pekan kelima Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (11/10/2026) malam. (Foto: MO Semen Padang FC)
Semen Padang FC kontra Persikad Depok dalam lanjutan pekan kelima Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (11/10/2026) malam. (Foto: MO Semen Padang FC)

"Di babak pertama, Semen Padang sudah main bagus, sudah main lebih bagus dari lawan, sudah cetak gol. Kita punya minimal empat peluang clear buat cetak gol lebih, tapi di babak pertama kita cetak cuma satu gol," ujar Teco.

Pelatih asal Brasil tersebut juga memahami bahwa Persikad memiliki motivasi untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Menurut dia, tuan rumah tampil lebih menyerang pada babak kedua dan berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Meski demikian, Teco menyoroti hilangnya organisasi permainan Semen Padang ketika menghadapi serangan balik pada penghujung pertandingan. Situasi itu menjadi salah satu faktor yang membuat timnya gagal membawa pulang poin dari Bogor.

"Di babak kedua, ya pastinya lawan mau kalah di kandang, dia lebih menyerang dari kita, bisa cetak gol juga satu sama. Terus yang terakhir, yang bola terakhir, kita hilang organisasi di corner, kita menyerang dari corner, mereka bisa serang balik, bisa menang pertandingan," tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Teco menaruh perhatian pada dua persoalan dalam pertandingan melawan Persikad, yakni penyelesaian akhir dan kedisiplinan organisasi pertahanan ketika tim kehilangan penguasaan bola.

David Maulana Akui Kekecewaan Semen Padang

Kekecewaan terhadap hasil pertandingan juga disampaikan gelandang Semen Padang FC, David Maulana. Ia mengakui bahwa kekalahan pada menit-menit akhir menjadi hasil yang sulit diterima oleh para pemain.

David menilai timnya harus melakukan perbaikan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Menurutnya, hasil buruk tersebut tidak boleh membuat Semen Padang berhenti berusaha meningkatkan performa.

"Pasti perasaannya sedih, juga kecewa. Tapi kita enggak boleh berhenti di sini, kita harus lebih baik lagi ke depannya," ungkap David Maulana. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:05 WIB
X