Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara, Pramuka Padang Panjang Turun ke Jalan Bagikan Masker

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:30 WIB
Gerakan Pramuka Kwarcab 12 Kota Padang Panjang membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar di tengah penurunan kualitas udara akibat kabut asap. (Foto: Kominfo Padang Panjang)
Gerakan Pramuka Kwarcab 12 Kota Padang Panjang membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar di tengah penurunan kualitas udara akibat kabut asap. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Haipadang.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 12 Kota Padang Panjang membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan di tengah penurunan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aksi sosial yang digelar pada Selasa (13/10/2026) itu menjadi salah satu bentuk kepedulian Pramuka terhadap kesehatan warga.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Harian Kwarcab 12 Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, bersama sejumlah anggota Pramuka. Mereka menyambangi beberapa titik keramaian di kota untuk membagikan masker secara langsung kepada masyarakat yang berpotensi terpapar kabut asap saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sasaran pembagian masker mencakup pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, hingga pedagang yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Melalui kegiatan ini, Pramuka berupaya membantu masyarakat melindungi diri sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk.

Dalam pelaksanaannya, Maria bersama para anggota Pramuka menyapa warga dan menyerahkan masker secara langsung. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong warga agar lebih memperhatikan risiko kesehatan yang dapat muncul akibat paparan kabut asap.

Maria mengingatkan bahwa asap karhutla berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan. Kelompok tersebut meliputi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang telah memiliki gangguan pernapasan.

“Asap karhutla dapat mengandung partikel halus yang berbahaya bagi sistem pernapasan. Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar rumah,” ujarnya dikutip Rabu (14/10/2026).

Imbauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat selama kabut asap masih memengaruhi kualitas udara. Penggunaan masker yang sesuai ketika berada di luar rumah serta pembatasan aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara memburuk menjadi langkah perlindungan yang disampaikan kepada warga.

Menurut Maria, kegiatan sosial seperti pembagian masker juga mencerminkan peran Gerakan Pramuka dalam memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Kepedulian terhadap sesama, menurutnya, merupakan bagian dari nilai pengabdian yang perlu terus ditumbuhkan di kalangan anggota Pramuka.

Melalui aksi sederhana tersebut, anggota Pramuka dapat hadir untuk membantu masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan keterlibatan Pramuka dalam meningkatkan kepedulian terhadap persoalan yang dirasakan warga di lingkungan sekitar.

Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, pembagian masker itu juga merupakan pengamalan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. Nilai yang tercermin dalam kegiatan tersebut antara lain kepedulian terhadap sesama, kecintaan terhadap alam, serta kasih sayang kepada sesama manusia.

Pramuka Kwarcab 12 Padang Panjang berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Warga juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih berdampak terhadap kualitas udara di wilayah tersebut. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X