berita

30 Wisatawan Terjebak di Langkuik Tinggi Agam Selamat setelah Berhasil Evakuasi Mandiri

Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:10 WIB
30 wisatawan terjebak di kawasan objek wisata Langkuik Tinggi, Agam, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Instagram/Infosumbar)

Haipadang.com – Sebanyak 30 wisatawan berhasil melakukan evakuasi mandiri dan kembali ke pos masuk objek wisata Air Terjun Langkuik Tinggi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (10/10/2026). Mereka sebelumnya sempat terjebak akibat meningkatnya debit sungai setelah hujan berintensitas cukup tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Seluruh wisatawan berhasil mencapai pos masuk pada pukul 21.30 WIB, sebelum tim pencarian dan pertolongan (SAR) tiba di lokasi. Proses evakuasi mandiri dapat dilakukan setelah aliran air berangsur surut sehingga para pengunjung bisa kembali dengan selamat.

Para wisatawan tersebut terjebak di kawasan Langkuik Tinggi, Jorong Nyiur, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. Mereka berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Pekanbaru, dan Jambi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Abdul Gafur, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.05 WIB. Namun, informasi mengenai kejadian itu baru diterima petugas pada pukul 19.37 WIB dari seorang wisatawan bernama Ina.

"Hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan aliran sungai di kawasan Langkuik Tinggi meningkat. Kondisi tersebut membuat 30 wisatawan terjebak dan membutuhkan penanganan petugas," katanya, dikutip Minggu (11/10/2026).

Petugas Gabungan Bergerak ke Lokasi

Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Agam melakukan asesmen dan pendataan terhadap para wisatawan yang terdampak. Petugas gabungan juga bergerak menuju kawasan objek wisata Langkuik Tinggi untuk melakukan penanganan dan memantau kondisi di lapangan.

Penanganan tersebut melibatkan personel Satuan Brimob dari Kota Padang Panjang, Koramil IV Koto, Polsek IV Koto, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut ditujukan untuk memastikan kondisi para wisatawan yang terkendala melintasi sungai sekaligus memantau perkembangan situasi di kawasan wisata alam tersebut.

Meningkatnya debit sungai setelah hujan membuat aliran air tidak dapat dilintasi seperti biasanya. Situasi ini menyebabkan 30 pengunjung tidak bisa melanjutkan perjalanan dan membutuhkan penanganan.

Meski petugas telah bergerak menuju lokasi, para wisatawan akhirnya berhasil kembali ke pos masuk melalui upaya evakuasi mandiri. Kondisi air yang berangsur surut membantu proses tersebut hingga seluruh pengunjung dinyatakan telah berada di pos masuk.

Berdasarkan laporan kondisi terkini Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Agam, seluruh wisatawan yang sebelumnya terjebak telah sampai di pos masuk objek wisata Langkuik Tinggi pada pukul 21.30 WIB.

Daftar 30 Wisatawan yang Sempat Terjebak

BPBD Kabupaten Agam mencatat sebanyak 30 wisatawan berada di kawasan Langkuik Tinggi saat debit sungai meningkat. Mereka berasal dari beberapa daerah, termasuk Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Pekanbaru, dan Jambi.

Adapun nama-nama wisatawan yang tercatat dalam laporan BPBD Kabupaten Agam ialah Ragib Meriansyah Adrinata, Assajil Wishfah, Cici, Uti, Ipad, Resti, Aldin, Ina, Yasmin, Muhammad Irfan Syah, Rara Anggraini, Tata Putri, Yasmim, Afifah, Marsa, Dira, Fauzia, Mifta, Reva, Dila, Najmah, Senia, Yanti, Rifa, Asyifa, Amad Aji, Jesica, Rifal, Walfin, dan Putra.

Abdul Gafur mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi berpotensi meningkatkan risiko bagi pengunjung, terutama di objek wisata yang aktivitasnya berkaitan langsung dengan aliran sungai. Karena itu, wisatawan perlu memperhatikan kondisi cuaca serta situasi aliran air sebelum melakukan kegiatan di kawasan wisata alam.

Halaman:

Tags

Terkini