berita

Satgas PRR Pantau Pemulihan Bencana di Tanah Datar, Irigasi hingga Sabo Dam Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB
Pembangunan sabo dam di Nagari Sungai Jambu, Tanah Datar, Sumbar. (Foto: Kominfo Tanah Datar)

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tim melakukan kunjungan ke daerah terdampak setiap dua minggu. Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi di masing-masing wilayah.

Angi Feksi menyebutkan, terdapat 13 kabupaten terdampak di Sumbar yang menjadi sasaran pemantauan Satgas PRR. Untuk menjangkau seluruh wilayah tersebut, tim melakukan kunjungan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang telah disusun.

“Setiap dua minggu kami harus ke Padang. Dari 13 kabupaten terdampak sesuai perintah, kunjungan dilakukan secara bergiliran. Saat ini, sesuai jadwal, kami kembali melakukan monitoring dan evaluasi di Tanah Datar,” ungkapnya.

Pemantauan secara berkala tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas PRR dalam mengikuti perkembangan program pemulihan pascabencana di sejumlah daerah di Sumbar.

Kunjungan ke Tanah Datar kali ini juga menjadi kesempatan bagi tim untuk melihat secara langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Hasil peninjauan tersebut mencakup kegiatan yang sedang berlangsung maupun pekerjaan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah bersama pihak terkait.

Irigasi hingga Pembangunan Sabo Dam Ditinjau

Setelah menyelesaikan audiensi dengan pemerintah kabupaten, tim Satgas PRR melanjutkan kegiatan dengan mendatangi sejumlah titik pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi di Tanah Datar.

Beberapa kegiatan yang menjadi sasaran peninjauan meliputi pengerjaan irigasi, penyaluran bantuan benih ikan air tawar, revitalisasi sekolah, serta pembangunan sabo dam di Nagari Sungai Jambu.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemulihan yang pelaksanaannya dipantau oleh Satgas PRR. Tim mendatangi lokasi yang pekerjaannya masih berlangsung maupun lokasi yang telah dikerjakan untuk melihat perkembangan kegiatan secara langsung.

Peninjauan terhadap pengerjaan irigasi menjadi salah satu agenda dalam rangkaian monitoring dan evaluasi. Selain itu, tim juga melihat kegiatan pemberian bantuan benih ikan air tawar dan revitalisasi sekolah.

Pembangunan sabo dam di Nagari Sungai Jambu turut masuk dalam daftar lokasi yang dikunjungi. Seluruh titik tersebut ditinjau setelah tim menyelesaikan pertemuan bersama jajaran Pemkab Tanah Datar.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemulihan pascabencana.

Dari unsur pemerintah pusat, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Syafrizal, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) juga turut hadir.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar diwakili Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sofian Ali Zumara, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Mustika Suarman.

Sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait juga mengikuti rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut. (*)

Halaman:

Tags

Terkini