Kegaduhan Antar Penumpang Terjadi di KA Lembah Anai, KAI Minta Penumpang Jaga Kenyamanan

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Selasa, 6 Oktober 2026 | 18:04 WIB
Penumpang kereta api di Sumbar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)
Penumpang kereta api di Sumbar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Haipadang.com – Kegaduhan antar penumpang terjadi di atas Kereta Api (KA) Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam. Perselisihan tersebut bermula dari teguran terhadap rombongan penumpang yang dinilai berbicara dengan suara mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya hingga akhirnya melibatkan penumpang lain.

Kejadian yang diketahui pada Rabu (30/9/2026) itu kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar dan viral di media sosial. Menanggapi peristiwa tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan seluruh pelanggan agar menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama berada di dalam perjalanan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menjelaskan, persoalan bermula ketika rombongan penumpang naik dari Stasiun Lubuk Buaya menuju Kayutanam. Saat berada di dalam perjalanan, aktivitas percakapan dengan suara yang dinilai mengganggu penumpang lain membuat petugas pelayanan kereta api atau Walka memberikan teguran.

Petugas awalnya meminta rombongan tersebut menjaga ketertiban dan kenyamanan. Namun, setelah beberapa waktu, kondisi serupa kembali terjadi sehingga petugas memberikan teguran untuk kedua kalinya dengan lebih tegas.

“Petugas telah memberikan teguran pertama agar penumpang menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan. Namun, setelah beberapa waktu, kondisi serupa kembali terjadi sehingga petugas memberikan teguran kedua secara tegas,” ujar Reza.

Persoalan kemudian berkembang ketika salah seorang penumpang yang merasa terganggu turut menegur rombongan tersebut. Teguran itu berujung pada perselisihan antarpengguna jasa.

Petugas yang berada di dalam kereta langsung mengambil tindakan untuk melerai pihak-pihak yang terlibat. Penanganan dilakukan secara persuasif agar situasi tidak berkembang dan mengganggu penumpang lainnya.

Setelah memberikan pemahaman dan arahan, petugas menawarkan kepada penumpang yang terlibat untuk berpindah ke rangkaian kereta lainnya. Penumpang tersebut bersedia sehingga kondisi di dalam kereta kembali aman dan terkendali.

“Petugas segera melakukan penanganan untuk mencegah situasi semakin meluas. Setelah diberikan pemahaman dan arahan, petugas juga menawarkan kepada penumpang yang terlibat untuk berpindah ke rangkaian kereta lainnya. Penumpang bersedia, sehingga situasi di dalam kereta api kembali aman dan terkendali,” jelas Reza.

KAI selanjutnya menyampaikan pengumuman kepada seluruh penumpang agar menjaga ketenangan, tidak mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya, serta menghormati hak setiap penumpang untuk memperoleh perjalanan yang aman dan nyaman. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X