Haipadang.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat pemetaan dan penilaian kerusakan infrastruktur setelah bencana hidrologi.
Teknologi tersebut diterapkan melalui Proof of Concept (PoC) Road Infrastructure Rehabilitation and Priority Profiling yang difasilitasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI bersama Niriksagara di Padang, Rabu (7/10/2026).
Penerapan teknologi AI ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pendataan infrastruktur yang lebih cepat dan akurat. Teknologi tersebut digunakan untuk memetakan sekaligus menilai tingkat kerusakan berbagai infrastruktur yang terdampak bencana hidrologi.
Kegiatan penerapan PoC tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang, Tommy TRD, Direktur Kreativitas Teknologi Kemenekraf RI Dandy Yudha Feryawan, serta Tim Niriksagara.
Tommy mengatakan Pemko Padang melihat kerja sama tersebut sebagai peluang untuk memperkuat sistem pendataan digital di daerah. Menurutnya, kebutuhan terhadap sistem berbasis kecerdasan buatan semakin penting, terutama untuk mendukung proses pendataan infrastruktur secara lebih efisien.
Inovasi yang dikembangkan Niriksagara dinilai dapat menjadi alternatif atas proses pendataan yang selama ini masih dilakukan secara manual. Niriksagara sendiri merupakan salah satu pemenang Ekraf Tech Innovation 2025.
“Selain mempercepat perbaikan fasilitas publik langkah ini juga turut mendukung penguatan ekosistem Smart City Kota Padang tanpa membebani APBD Kota Padang,” jelas Tommy.
Sementara itu, Dandy Yudha Feryawan, menjelaskan fasilitasi PoC tersebut merupakan bagian dari program Ekraf Peduli. Program itu diarahkan untuk membantu pemetaan dampak bencana secara langsung terhadap sejumlah sektor infrastruktur.
Pemetaan tersebut mencakup infrastruktur irigasi, kawasan pertanian, hingga kawasan pemerintahan. Dengan dukungan teknologi AI, data mengenai kondisi infrastruktur dan rekomendasi penanganannya diharapkan dapat tersedia secara lebih cepat dan terukur.
“Penyediaan data dan rekomendasi berbasis inovasi AI tersebut diharapkan dapat menjadi dasar yang akurat bagi Pemerintah Kota Padang dalam menentukan kebijakan perbaikan serta rehabilitasi infrastruktur secara tepat sasaran,” kata Dandy. (*)
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Padang 7-8 Oktober 2026: Ini Penjelasan BMKG
AI Makin Canggih, Dosen Unand Pertanyakan: Sebenarnya Mahasiswa Bayar untuk Apa?
Kabut Asap Selimuti Padang, Kelompok Rentan Diminta Lebih Waspada
Padang Kokoh di Puncak Porprov Sumbar 2026, Ini Daftar Cabor Penyumbang Emas
Pemberdayaan Perempuan di Seberang Padang: Olah Temulawak Jadi Sabun