Kebakaran di Padang Hanguskan Rumah dan Depot Air Minum, Kerugian Rp500 Juta

Photo Author
Anggun Indri, HaiPadang.com
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:44 WIB
Kebakaran diJalan Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026). (Foto: Damkar Padang)
Kebakaran diJalan Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026). (Foto: Damkar Padang)

Haipadang.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah, depot air minum, dan satu unit becak motor di Jalan Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan berat pada ketiga objek dengan total kerugian yang ditaksir mencapai Rp500 juta.

Meski api membakar bangunan di kawasan permukiman dan pertokoan yang padat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Dua orang penghuni rumah yang terbakar terpaksa mengungsi setelah tempat tinggal mereka dilalap api.

Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sutopo, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.34 WIB. Tim pemadam kemudian diberangkatkan hanya berselang satu menit setelah laporan masuk.

"Setelah menerima laporan, lima unit armada dan 80 personel dikerahkan ke lokasi," kata Sutopo.

Petugas tiba di lokasi kejadian tujuh menit kemudian, yakni pukul 21.42 WIB. Jarak yang ditempuh armada pemadam untuk mencapai tempat kejadian perkara (TKP) tersebut sekitar 8,6 kilometer.

Proses penanganan berlangsung sekitar 37 menit sejak petugas tiba di lokasi hingga operasi selesai pada pukul 22.19 WIB.

Api Membesar dari Dalam Rumah

Kebakaran terjadi di RT 002 RW 002, Kelurahan Sungai Sapih. Berdasarkan keterangan saksi, Firman Rizky (31), seorang karyawan swasta, api sudah terlihat membesar dari dalam rumah ketika ia menyaksikan kejadian tersebut.

Melihat kondisi itu, Firman segera melaporkan kebakaran kepada Dinas Damkar Kota Padang agar petugas dapat melakukan penanganan.

Rumah yang terbakar diketahui milik Kamel (72), seorang wiraswasta. Bangunan tersebut dihuni satu kepala keluarga yang terdiri atas dua orang. Setelah kebakaran terjadi, kedua penghuni rumah harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi.

Sutopo memastikan tidak ada korban luka ataupun korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah aset yang berada di lokasi.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran ini. Dua penghuni rumah mengungsi," ujar Sutopo.

Berdasarkan pendataan Dinas Damkar Kota Padang, objek yang terdampak meliputi satu unit depot air minum, satu unit rumah, dan satu unit becak motor. Seluruhnya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Adapun luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 10 x 20 meter persegi.

Dalam pendataan tersebut, petugas tidak mencatat adanya objek yang hanya mengalami kerusakan ringan. Kerusakan berat pada ketiga aset itu turut menjadi dasar besarnya perkiraan kerugian yang ditimbulkan.

Enam Bangunan Lain Terancam Terdampak

Lokasi kebakaran berada di tepi jalan raya, tepatnya di kawasan yang ramai dengan permukiman penduduk dan pertokoan. Kondisi lingkungan tersebut membuat api berpotensi menjalar ke bangunan lain apabila tidak segera dikendalikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X