lifestyle

Mau Beli Pajero Sport atau Fortuner Bekas? Cek 7 Hal Ini Sebelum Transaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:35 WIB
Ilustrasi SUV Bekas (Foto: NKRI24JAM)

Kerusakan pada bagian kaki-kaki atau suspensi dapat menimbulkan kebutuhan perbaikan setelah kendaraan dibeli. Karena itu, pemeriksaan sebelum transaksi dapat membantu calon pemilik memperkirakan kebutuhan biaya yang mungkin muncul.

4. Telusuri Riwayat Servis Kendaraan

Riwayat perawatan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih mobil bekas. Calon pembeli sebaiknya meminta buku servis atau bukti perawatan sebelumnya untuk mengetahui pemeliharaan yang telah dilakukan pemilik kendaraan.

Pastikan penggantian oli dan filter dilakukan sesuai jadwal. Jika tersedia, periksa juga catatan perawatan sistem bahan bakar dan turbocharger.

Dokumen riwayat servis dapat membantu memberikan gambaran mengenai perawatan kendaraan selama digunakan sebelumnya. Jika informasi perawatan tidak lengkap, calon pembeli dapat meminta mekanik melakukan pemeriksaan tambahan untuk menilai kondisi komponen yang penting.

5. Waspadai Mobil Bekas Tabrakan atau Banjir

Tampilan kendaraan yang masih menarik tidak selalu menjamin mobil bebas dari bekas kecelakaan atau banjir. Oleh karena itu, pemeriksaan perlu mencakup bagian luar dan area tersembunyi kendaraan.

Calon pembeli dapat memperhatikan perbedaan warna cat, celah antarpanel, serta tanda-tanda karat. Bau apek dan bekas lumpur di bagian yang tersembunyi juga perlu dicermati sebagai kemungkinan indikasi kendaraan pernah terendam banjir.

Jika ditemukan tanda kerusakan struktural atau gangguan kelistrikan, pemeriksaan sebaiknya dilanjutkan menggunakan jasa inspeksi profesional. Langkah ini dapat membantu mengidentifikasi masalah yang tidak mudah terlihat dalam pemeriksaan biasa.

6. Cocokkan Dokumen dan Periksa Pajak

Selain kondisi teknis, kelengkapan administrasi juga tidak boleh diabaikan. Calon pembeli perlu mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan dengan data yang tercantum dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Kesesuaian data tersebut perlu dipastikan sebelum transaksi diselesaikan. Pembeli juga perlu memeriksa status pajak kendaraan dan biaya administrasi yang mungkin timbul.

Pemeriksaan dokumen sejak awal dapat membantu calon pemilik mengetahui kewajiban administrasi yang perlu dipenuhi. Dengan begitu, pembeli dapat memperhitungkan kemungkinan pengeluaran tambahan setelah kendaraan berpindah tangan.

7. Hitung Biaya Perbaikan Sebelum Membeli

Harga yang ditawarkan penjual sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan pilihan. Calon pembeli perlu menghitung perkiraan biaya setelah kendaraan dibeli, termasuk servis awal, penggantian ban, perbaikan suspensi, dan komponen lain yang sudah membutuhkan penggantian.

Hasil pemeriksaan bengkel dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menilai kewajaran harga yang ditawarkan. Jika ditemukan komponen yang membutuhkan perbaikan, hasil inspeksi tersebut juga dapat menjadi dasar negosiasi dengan penjual.

Dengan memperhitungkan biaya perbaikan sejak awal, calon pembeli dapat membandingkan total kebutuhan dana, bukan hanya harga kendaraan saat transaksi.

Jangan Terburu-buru Membeli SUV Diesel Bekas

Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner merupakan dua contoh SUV diesel yang dapat dipertimbangkan di pasar mobil bekas. Namun, kelayakan setiap unit tetap bergantung pada usia, jarak tempuh, riwayat pemakaian, dan kondisi perawatannya.

Karena itu, kendaraan dengan harga paling murah belum tentu menjadi pilihan paling tepat. Kondisi mobil dan kejelasan riwayat perawatan perlu menjadi pertimbangan utama sebelum pembelian dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini