Jaecoo J5 EV Alami Sejumlah Keluhan Teknis, Apa Saja yang Dilaporkan Pengguna?

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:05 WIB
Jaecoo J5 EV (Foto: NKRI24JAM)
Jaecoo J5 EV (Foto: NKRI24JAM)

Haipadang.com – Sejumlah keluhan teknis terkait mobil listrik Jaecoo J5 EV dilaporkan pengguna di Indonesia sepanjang 2026. Laporan tersebut mencakup kendaraan yang tidak dapat dinyalakan akibat gangguan kelistrikan, keluhan terkait sistem kontrol stabilitas atau Electronic Stability Control (ESC), kerusakan pipa pendingin baterai, hingga persoalan sensor Battery Management System (BMS) yang mencuat pada Oktober 2026.

Rangkaian laporan itu memiliki kronologi dan tingkat pembuktian yang berbeda. Ada kasus yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan bengkel dan penjelasan resmi produsen, sementara laporan lainnya masih membutuhkan verifikasi teknis untuk memastikan penyebab gangguan yang dialami pengguna.

Karena itu, setiap persoalan perlu ditelaah berdasarkan gejala yang dilaporkan, hasil pemeriksaan yang tersedia, serta keterangan dari pihak terkait. Sejumlah keluhan tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh unit Jaecoo J5 EV memiliki masalah teknis yang sama.

Hingga 15 Oktober 2026, laporan yang tersedia mencakup empat persoalan utama, mulai dari gangguan kelistrikan pada Maret, keluhan ESC dan respons akselerator pada Mei, kerusakan sistem pendingin baterai pada Juli, hingga laporan sensor BMS pada Oktober.

1. Jaecoo J5 EV Tidak Bisa Dinyalakan pada Maret 2026

Salah satu keluhan awal mengenai Jaecoo J5 EV muncul pada Maret 2026. Seorang pemilik melaporkan kendala ketika hendak mengoperasikan kendaraannya karena mobil tidak dapat dinyalakan dan mengalami gangguan pada sistem kelistrikan.

Keluhan itu disampaikan melalui grup Facebook komunitas Jaecoo J5 EV Indonesia pada 23 Maret 2026. Laporan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Jaecoo Indonesia pada 26 Maret 2026.

Dalam keterangan resminya, perusahaan menyampaikan bahwa kendaraan yang dikeluhkan telah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan. Jaecoo juga menjelaskan bahwa kondisi aki 12 volt dapat memengaruhi aktivasi sistem kelistrikan utama kendaraan.

Aki 12 volt merupakan bagian dari sistem kelistrikan kendaraan. Dalam kasus yang dilaporkan tersebut, Jaecoo menyoroti kondisi aki sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi proses aktivasi sistem kelistrikan utama.

Gangguan ketika kendaraan tidak dapat dinyalakan menjadi persoalan yang perlu diperhatikan pemilik mobil. Kendaraan yang tiba-tiba tidak bisa dioperasikan dapat menyulitkan pengguna, terutama jika situasi itu terjadi di lokasi yang tidak aman atau ketika kendaraan dibutuhkan untuk melanjutkan perjalanan.

Meski demikian, informasi mengenai kasus pada Maret tersebut tidak membuktikan bahwa Jaecoo J5 EV kehilangan tenaga ketika sedang melaju. Laporan yang tersedia juga tidak menunjukkan adanya kegagalan sistem keselamatan saat kendaraan digunakan di jalan.

Dengan demikian, persoalan yang tercatat dalam laporan tersebut berkaitan dengan kendaraan yang tidak dapat dinyalakan dan gangguan kelistrikan, dengan penjelasan Jaecoo mengenai kemungkinan pengaruh kondisi aki 12 volt terhadap aktivasi sistem utama.

2. Keluhan ESC Aktif dan Respons Akselerator pada Mei 2026

Keluhan berikutnya muncul pada Mei 2026 melalui forum Reddit. Seorang pengguna Jaecoo J5 EV menceritakan pengalaman ketika berkendara melewati jalur menanjak dan menurun di kawasan Lembang, Jawa Barat.

Dalam laporannya, pengguna tersebut menyebut sistem Electronic Stability Control (ESC) aktif ketika kendaraan melewati tanjakan dan turunan. Selain itu, ia mengeluhkan suara berdecit dari bagian roda depan serta respons pedal akselerator yang sempat tidak muncul ketika kendaraan berbelok.

Pengguna itu juga menyampaikan bahwa gejala yang dialaminya berkurang setelah sistem ESC dinonaktifkan. Namun, pengalaman tersebut merupakan laporan dari seorang pengguna dan belum disertai hasil pemeriksaan teknis yang memastikan penyebab gangguan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X