BYD Targetkan 6.000 Titik Flash Charger hingga 2027
Untuk menunjang teknologi pengisian daya supercepat, BYD juga merencanakan perluasan infrastruktur pengisian daya di luar China. Perusahaan menargetkan pembangunan hingga 6.000 titik flash charger di pasar internasional hingga akhir 2027.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya BYD membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas. Strategi perusahaan tidak hanya bertumpu pada penjualan mobil, tetapi juga mencakup pengembangan fasilitas yang dapat mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan.
Keberadaan jaringan pengisian yang sesuai akan berperan penting bagi kendaraan dengan teknologi pengisian supercepat seperti Atto 8. Infrastruktur menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan karena kemampuan kendaraan mengisi daya dalam waktu singkat harus didukung oleh fasilitas yang kompatibel.
Pengembangan jaringan hingga ribuan titik di luar China juga memperlihatkan arah ekspansi BYD di pasar global. Melalui pengembangan kendaraan dan fasilitas pengisian daya, perusahaan berupaya memperluas dukungan bagi penggunaan mobil listrik di berbagai negara.
BYD menjadwalkan pemasaran Atto 8 dimulai pada kuartal pertama 2027. SUV listrik tujuh penumpang ini membawa kombinasi tenaga gabungan 764 HP, baterai LFP 115 kWh, jarak tempuh hingga 653 kilometer berdasarkan WLTP, serta teknologi flash charging yang diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen dalam sekitar sembilan menit. (*)