Haipadang.com – Ferry Irwandi mengungkap dugaan penguntitan terhadap dirinya yang disebut telah berlangsung selama beberapa pekan. Tidak hanya membicarakan kejadian tersebut, Ferry bahkan mendatangi langsung mobil yang diduga membuntutinya untuk meminta penjelasan kepada pengemudinya.
Momen tersebut diperlihatkan Ferry melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya pada Senin (5/10/2026). Dalam video itu, ia memperlihatkan upayanya mengonfrontasi sebuah mobil yang menurutnya beberapa kali muncul mengikuti pergerakannya.
Ferry menegaskan kejadian tersebut bukan bagian dari drama maupun rekayasa. Ia menyebut mulai memperhatikan keberadaan mobil Avanza berwarna silver sejak 8 September 2026.
Menurut Ferry, kendaraan tersebut tidak hanya muncul satu kali. Mobil yang sama disebut beberapa kali mengikuti perjalanan yang dilakukannya, termasuk setelah dirinya menghadiri podcast Deddy Corbuzier. Dugaan pembuntutan itu bahkan disebut berlanjut ketika Ferry melakukan perjalanan ke luar negeri.
Setelah berhasil mendekati kendaraan yang dicurigai tersebut, Ferry berusaha meminta pengemudinya turun dari mobil. Ia ingin mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai alasan kendaraan itu berada di belakang dan mengikuti perjalanannya.
Namun, permintaan tersebut tidak mendapatkan respons seperti yang diharapkan. Pengemudi justru menjalankan kendaraan dan meninggalkan lokasi ketika Ferry berusaha melakukan konfrontasi.
Ferry mengatakan mobil tersebut bahkan sempat bergerak ketika dirinya berada di dekat kendaraan. Kondisi itu, menurutnya, berpotensi membahayakan keselamatannya karena laju mobil tersebut nyaris membuat dirinya tertabrak.
Dugaan keberadaan mobil yang sama kemudian ikut dipetakan dengan bantuan warganet. Ferry menyebut kendaraan tersebut terlihat di sejumlah lokasi berbeda. Beberapa wilayah yang disebut antara lain Cilangkap, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jagakarsa, Depok, hingga Cipete.
Bagi Ferry, dugaan pembuntutan tersebut bukan satu-satunya gangguan yang pernah dialaminya. Ia juga mengungkap pernah menghadapi persoalan lain yang menurutnya berkaitan dengan dirinya dan keluarganya.
Salah satunya adalah fitnah yang ditujukan kepada istrinya. Selain itu, Ferry menyebut pernah terjadi gangguan di kediaman ibunya.
Meski mengaku menghadapi dugaan teror dan penguntitan, Ferry menegaskan kondisi tersebut tidak membuatnya berniat mengubah aktivitas sehari-hari ataupun bersembunyi. Ia justru meminta pihak yang memiliki kepentingan terhadap dirinya menyampaikan persoalan secara terbuka dan langsung kepadanya.
Ferry mengatakan dirinya tidak keberatan apabila ada pihak yang ingin berkomunikasi atau menyampaikan persoalan. Menurut dia, tidak ada alasan untuk melakukan penguntitan maupun pemantauan secara diam-diam.
“Enggak perlu, Pak, menguntit atau memata-matai. Karena nomor gua udah berkali-kali di-doxing, sudah tersebar. Silakan hubungin saya. Saya bisa datang ke Anda, Anda bisa datang ke saya,” ujar Ferry.
Sebelumnya, Ferry juga telah membagikan dugaan pembuntutan tersebut melalui media sosial. Unggahan itu menjadi bagian dari upayanya mengungkap keberadaan kendaraan yang menurutnya terus mengikuti pergerakannya.