Haipadang.com – Program Listrik Desa (Lisdes) menyasar Kampung Baru, Kayu Tanam, Kecamatan Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, sebagai bagian dari upaya memperluas akses ketenagalistrikan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
Pembangunan infrastruktur listrik di wilayah tersebut diharapkan dapat membuka akses layanan kelistrikan bagi masyarakat untuk menunjang berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Program Listrik Desa di Kampung Baru tersebut terus dikawal PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (UID Sumbar) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengawalan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai rencana dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai penerima program.
Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Febry Misnah, meninjau langsung perkembangan pekerjaan Listrik Desa di Kampung Baru. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pengawalan pemerintah dan PLN terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah yang membutuhkan perluasan akses listrik.
Program Listrik Desa merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses listrik dan mendorong pemerataan pembangunan ketenagalistrikan. Pelaksanaannya mendapat dukungan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan PLN menjalankan pembangunan infrastruktur kelistrikan berdasarkan perencanaan dan standar teknis yang telah ditetapkan.
Pembangunan Listrik Desa di Kampung Baru Dicek Langsung
Peninjauan ke Kampung Baru dilakukan untuk melihat kondisi dan perkembangan pembangunan secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan infrastruktur jaringan listrik serta kesiapan pekerjaan untuk mendukung penyambungan listrik kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pengawalan bersama antara pemerintah dan PLN. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tetap berjalan sesuai rencana, terutama di wilayah yang membutuhkan perluasan akses listrik.
Andriah Febry Misnah turut didampingi Manager Perencanaan Lisdes Kantor Pusat Frans Handoko, Senior Manager Perencanaan PLN Albert Sitompul, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Muhammad Arif Fikri, Manager PLN UP3 Padang Rudi Hamiri, serta perwakilan masyarakat Kampung Baru.
Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan koordinasi antara pemerintah, PLN, dan masyarakat dalam proses pembangunan Listrik Desa di wilayah tersebut. Kondisi pekerjaan yang ditemukan di lapangan dapat menjadi bagian dari bahan koordinasi dan tindak lanjut bersama.
Pengawalan pekerjaan juga dilakukan dengan memperhatikan kondisi nyata selama proses pembangunan. Berbagai hal yang ditemukan di lokasi dapat segera dikoordinasikan antara PLN dan Kementerian ESDM agar pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan secara terarah.
PLN Pastikan Infrastruktur Listrik Sesuai Kebutuhan
General Manager PLN UID Sumbar, Ririn Rachmawardini, mengatakan peninjauan langsung menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“PLN memastikan setiap tahapan pekerjaan Listrik Desa dikawal dengan baik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kesiapan penyambungan kepada masyarakat. Koordinasi bersama Kementerian ESDM menjadi bagian penting agar pelaksanaan di lapangan tetap sesuai dengan rencana dan ketentuan teknis,” ujar Ririn.
Menurut Ririn, pengawalan pembangunan tidak hanya dilakukan dari sisi pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga dengan melihat kondisi di lapangan. Dengan pemantauan secara langsung, berbagai hal yang muncul selama proses pembangunan dapat segera dibicarakan dan ditindaklanjuti bersama.
Manager PLN UP3 Padang, Rudi Hamiri, bersama jajaran PLN turut mendampingi peninjauan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan pekerjaan di Kampung Baru dapat terpantau secara langsung.