Menurutnya, pendekatan promotif dan preventif perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya mencegah kanker serviks. Tingginya beban penyakit tersebut, ditambah masih banyaknya kasus yang terdiagnosis pada stadium lanjut, menjadi alasan penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini.
Arymbi berharap sosialisasi yang dilaksanakan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta mengenai kanker serviks. Pengetahuan tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi peserta secara pribadi, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dengan penyebaran informasi yang benar, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan kanker serviks, termasuk melalui pemeriksaan dini dan vaksinasi HPV sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
DWP Dorong Edukasi Kesehatan hingga Lingkungan Keluarga
Arymbi menegaskan bahwa peningkatan kesehatan perempuan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, keluarga, dan masyarakat perlu membangun sinergi agar edukasi serta layanan pencegahan dapat menjangkau lebih banyak perempuan.
Dalam upaya tersebut, DWP memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak edukasi kesehatan, terutama di lingkungan keluarga. Organisasi perempuan dapat membantu menyebarluaskan informasi yang benar sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Karena itu, kegiatan Kick Off Vaksinasi HPV diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni. Arymbi berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari gerakan bersama untuk memperkuat perhatian terhadap kesehatan perempuan dan mendorong penerapan langkah-langkah pencegahan kanker serviks.
“Perempuan yang sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berperan aktif dalam keluarga, organisasi, dan pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama DWP mendorong peningkatan kesadaran bahwa perlindungan kesehatan perempuan merupakan investasi penting bagi kualitas keluarga dan generasi penerus.
Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, deteksi dini, serta vaksinasi sesuai rekomendasi tenaga kesehatan diharapkan menjadi bagian dari upaya nyata untuk menekan risiko kanker serviks di Sumbar. (*)
Artikel Terkait
Cegah Gangguan Pernapasan akibat Kabut Asap, 15 Puskesmas Dharmasraya Bagikan Masker ke Siswa
Los Batiah Pasar Payakumbuh Terbakar, Warga Diimbau Tak Terpancing Spekulasi
Reshuffle Lagi! Prabowo Lantik Kepala BNPB hingga 4 Wakil Menteri Baru
Pertamina Telusuri Transaksi Solar Berulang di Padang, Nomor Polisi Bisa Diajukan untuk Dihapus