lifestyle

Suzuki e SKY Meluncur November 2026: Ini Harga, Spesifikasi dan Jarak Tempuhnya

Rabu, 7 Oktober 2026 | 18:05 WIB
Suzuki e Sky (Foto: Suzuki)

Pada platform tersebut, baterai ditempatkan di bagian bawah lantai kendaraan. Penempatan baterai tidak hanya menjadi bagian dari konstruksi kendaraan listrik, tetapi juga dimanfaatkan untuk membantu Suzuki mengoptimalkan ruang yang tersedia di dalam kabin.

Dimensi Kompak untuk Jalan Perkotaan

Karakter e SKY sebagai kei car terlihat dari dimensi yang dibawanya. Mobil listrik ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm.

Jarak sumbu rodanya mencapai 2.460 mm. Sementara radius putarnya hanya 4,4 meter.

Ukuran tersebut menjadi salah satu aspek penting karena e SKY memang dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat Jepang. Dimensi yang ringkas membuat kendaraan ini sesuai untuk digunakan di lingkungan perkotaan serta kawasan permukiman dengan ruas jalan yang relatif sempit.

Sistem pengisian daya juga disiapkan dengan beberapa pilihan. Untuk pengisian AC, e SKY mendukung daya 3 kW dan 6 kW.

Mobil tersebut juga dapat menggunakan pengisian cepat DC dengan daya hingga 50 kW. Dengan pilihan tersebut, sistem pengisian menjadi salah satu bagian yang turut diperhatikan Suzuki dalam pengembangan kendaraan listrik mungil tersebut.

Posisi soket pengisian juga dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pengguna. Suzuki menempatkannya di bagian belakang kanan kendaraan.

Penempatan tersebut membuat soket pengisian lebih mudah dijangkau ketika kendaraan berada di area parkir.

Layar 10,1 Inci di Kabin

Meski membawa format kei car yang identik dengan kendaraan mungil, Suzuki tidak membuat bagian interior e SKY tampil terlalu sederhana.

Mobil listrik ini dibekali layar audio berukuran 10,1 inci. Menurut Suzuki, layar tersebut menjadi perangkat dengan ukuran paling besar yang pernah mereka gunakan pada kei car.

Dari sisi eksterior, e SKY tetap mempertahankan karakter mobil kecil yang menjadi ciri kendaraan Jepang, tetapi diberikan sentuhan desain yang lebih modern.

Suzuki juga mengambil inspirasi dari sejarah produknya. Sejumlah elemen pada e SKY terinspirasi dari Suzulight, yang merupakan mobil kecil pertama yang diproduksi Suzuki.

Pendekatan tersebut memperlihatkan cara Suzuki menerjemahkan elektrifikasi ke dalam bentuk kendaraan yang berbeda dari gambaran mobil listrik berukuran besar. e SKY dikembangkan dengan mengutamakan ukuran kendaraan yang ringkas, bobot yang relatif ringan, efisiensi energi, kepraktisan, serta harga yang relatif terjangkau.

Dapat Subsidi hingga 568 Ribu Yen

Harga e SKY di Jepang juga mendapat dukungan dari kebijakan pemerintah setempat melalui program subsidi kendaraan listrik.

Untuk periode tertentu pada 2026, e SKY tercatat mendapatkan subsidi CEV hingga 568 ribu yen. Adanya program tersebut dapat membuat biaya yang harus dikeluarkan konsumen menjadi lebih rendah dibandingkan harga jual resmi kendaraan.

Halaman:

Tags

Terkini