ragam

Menelusuri Jejak Kota Padang Tempo Doeloe di Galeri Arsip Statis

Senin, 5 Oktober 2026 | 23:10 WIB
Pengunjung mengunjungi Galeri Arsip Statis di Gedung Balai Kota Lama, Kota Padang. (Foto: Kominfo Padang)

Haipadang.com – Masa lalu Kota Padang tidak hanya tersimpan dalam bangunan-bangunan tua atau kawasan yang masih menyisakan jejak sejarah. Cerita tentang kota ini juga dapat ditemukan dalam lembaran dokumen, foto lama, peta, koran, hingga berbagai arsip yang merekam perjalanan Padang dari masa kolonial hingga setelah Indonesia merdeka.

Jejak tersebut kini dapat ditelusuri melalui Galeri Arsip Statis Kota Padang atau GAS. Galeri ini menempati gedung baru di kompleks Balai Kota Lama, Jalan M. Yamin, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Lokasi baru tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin mengenal sejarah Kota Padang. Pengunjung tidak hanya berhadapan dengan arsip yang menyimpan informasi tentang masa lalu, tetapi juga berada di sebuah bangunan yang memiliki nilai sejarah.

Sebelumnya, Galeri Arsip Statis berada di Jalan Sudirman, kawasan eks bangunan SMA 1 Padang. Pemindahan menuju gedung Balaikota lama dilakukan secara bertahap dan bertepatan dengan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-355 tahun 2024 lalu.

Pemindahan GAS ke gedung Balai Kota Lama menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap arsip sejarah Kota Padang. Lokasi tersebut mampu memberikan suasana yang lebih autentik karena bangunannya sendiri memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah kota.

Gedung Balai Kota Lama diketahui pernah menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda. Karena itu, keberadaan Galeri Arsip Statis di tempat tersebut mempertemukan dua unsur sejarah sekaligus.

Di satu sisi terdapat bangunan yang menjadi bagian dari jejak masa lalu. Di sisi lain, terdapat berbagai koleksi arsip yang merekam momen-momen penting dalam perjalanan Kota Padang.

Kombinasi tersebut membuat kunjungan ke galeri bukan sekadar melihat koleksi lama. Pengunjung dapat menempatkan arsip dalam konteks ruang yang juga memiliki cerita sejarah.

Menjemput Masa Lalu Lewat Arsip

Kota Padang sebagai ibu kota Provinsi Sumbar memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Berbagai peristiwa sejak masa kolonial hingga pergerakan nasional meninggalkan jejak yang masih dapat ditelusuri hingga sekarang.

Sebagian jejak tersebut hadir dalam bentuk arsip.

Di Galeri Arsip Statis, koleksi yang tersedia tidak hanya berupa satu jenis dokumen. Foto menjadi salah satu bagian penting dari koleksi karena mampu memperlihatkan gambaran Kota Padang pada masa lalu.

Selain foto, terdapat pula arsip berbentuk dokumen atau surat, peta, video sejarah berupa cuplikan foto, koran lama, serta peraturan dari zaman Hindia Belanda atau Staatsblad.

Masing-masing koleksi menghadirkan potongan informasi yang berbeda. Foto memberikan gambaran visual, dokumen dan surat menyimpan catatan tertulis, sedangkan peta memperlihatkan informasi mengenai wilayah pada masanya.

Koran lama juga menjadi bagian dari rekaman perjalanan kota. Sementara itu, keberadaan Staatsblad memperlihatkan jejak aturan yang berlaku pada masa Hindia Belanda.

Halaman:

Tags

Terkini