Kumpulan arsip tersebut membuat sejarah Kota Padang dapat dilihat dari berbagai sisi. Masa lalu tidak hanya hadir dalam bentuk cerita yang disampaikan secara turun-temurun, tetapi juga melalui bukti yang terdokumentasi.
Hal tersebut menjadi penting karena dokumentasi memberikan dasar untuk memahami suatu peristiwa dan perjalanan sebuah kota.
Dari Foto Lama hingga Arsip Digital
Perkembangan teknologi juga membuat akses terhadap sejarah tidak lagi terbatas pada kunjungan langsung ke ruang galeri.
Galeri Arsip Statis telah melakukan digitalisasi dalam pengelolaan arsip penting. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai sejarah pada sejumlah kolase foto yang dipasang di galeri melalui pemindaian barcode.
Cara tersebut membuat koleksi lama dapat disajikan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kebiasaan masyarakat di era digital.
Arsip yang sebelumnya hanya dapat dilihat sebagai foto atau dokumen kini dapat disertai informasi yang dapat diakses melalui perangkat digital.
Selain akses langsung di galeri, arsip juga dapat diakses secara digital melalui JIKN.go.id.
Kehadiran layanan digital menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap arsip. Masyarakat yang ingin mengenal sejarah Kota Padang tidak hanya memiliki pilihan untuk datang langsung ke galeri, tetapi juga dapat memanfaatkan akses arsip secara daring.
Dengan demikian, upaya menjaga sejarah tidak berhenti pada penyimpanan dokumen secara fisik. Arsip juga dikembangkan agar dapat lebih mudah ditemukan dan dipelajari.
Bukan Sekadar Tempat Menyimpan Dokumen
Galeri Arsip Statis memiliki sejumlah ruang yang mendukung pengelolaan arsip. Di dalamnya terdapat depo arsip statis, ruang restorasi, ruang digitalisasi, dan studio mini.
Keberadaan ruang-ruang tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan sebuah arsip hingga menjadi koleksi yang dapat dinikmati masyarakat membutuhkan pengelolaan.
Arsip perlu dijaga, ditata, direstorasi, dan dalam sejumlah kondisi didigitalisasi agar informasi yang terkandung di dalamnya dapat terus dimanfaatkan.
Di ruang galeri, hasil pengelolaan tersebut kemudian bertemu dengan masyarakat.
Pengunjung dapat melihat perjalanan sejarah Kota Padang mulai dari masa kolonialisme hingga periode pascakemerdekaan. Koleksi yang dipajang merupakan bukti sejarah yang telah terdokumentasi.
Bagi generasi yang tidak mengalami langsung berbagai periode tersebut, arsip menjadi jembatan untuk mengenal masa lalu.