Bantu Pemulihan Galodo Solok, 75 Satgas Bencana Tanah Datar Diberangkatkan

Photo Author
Anggun Indri, HaiPadang.com
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:10 WIB
Satgas Penanggulangan Bencana Nagari Tanah Datar dikirim ke Arosuka untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana galodo Solok. (Foto: Kominfo Tanah Datar)
Satgas Penanggulangan Bencana Nagari Tanah Datar dikirim ke Arosuka untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana galodo Solok. (Foto: Kominfo Tanah Datar)

"Utamakan keselamatan diri. Kita tidak akan bisa menolong orang lain jika kita sendiri terluka. Patuhi arahan petugas di lokasi, bekerja secara terkoordinasi, jangan bertindak sendirian atau nekat," pesannya.

Menurut Ahmad Fadly, kekompakan menjadi hal yang tidak kalah penting selama para personel menjalankan tugas di tengah kondisi pascabencana. Semangat gotong royong juga diharapkan dapat diterapkan ketika para relawan berinteraksi dan bekerja bersama masyarakat terdampak.

Para anggota Satgas diminta menjalankan tugas dengan ikhlas, saling membantu, serta memberikan dukungan kepada warga yang tengah berusaha kembali menjalani kehidupan setelah bencana.

"Jadilah teladan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kita," ujar Ahmad Fadly.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Syofyan Ali Zumara menyebut pengiriman relawan tersebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat Tanah Datar dalam membantu warga Kabupaten Solok.

Menurutnya, musibah yang terjadi di Kabupaten Solok menjadi perhatian masyarakat Tanah Datar. Karena itu, keberangkatan Satgas menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

"Ini merupakan suatu partisipasi, kepedulian dari masyarakat Kabupaten Tanah Datar terhadap saudara kita yang mendapat bencana di Kabupaten Solok," ujarnya.

Syofyan mengatakan, para anggota Satgas memiliki sejumlah tugas yang dapat dilakukan selama berada di lokasi. Salah satunya membantu membersihkan rumah dan kantor yang terkena dampak galodo.

Selain kegiatan pembersihan, personel juga dapat membantu menyalurkan makanan serta berbagai bantuan lainnya kepada masyarakat yang berada di tempat penampungan.

Dengan adanya tenaga tambahan dari Tanah Datar, proses penanganan dampak bencana diharapkan dapat terbantu, terutama dalam pekerjaan yang membutuhkan tenaga di lapangan.

"Mudah mudahan Satgas atau relawan bencana nagari ini dapat membantu saudara saudara kita yang mendapat kemalangan di Kabupaten Solok," harapnya.

Dukungan juga datang dari para anggota Satgas yang akan menjalankan tugas secara langsung di wilayah terdampak. Salah seorang anggota Satgas Penanggulangan Bencana Nagari, Linda, mengingatkan rekan-rekannya agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika bekerja.

Pesan tersebut juga mencakup pentingnya membangun kerja sama selama berada di lokasi. Para anggota diharapkan saling membantu dan tidak bekerja sendiri-sendiri ketika menjalankan tugas penanganan bencana.

"Yang paling pertama, utamakan keselamatan. Terus di lokasi nanti saling membantu. Kalau yang lainnya bekerja, kita ikut bekerja," tuturnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X