Penumpang WNA Naik 6,70 Persen, Kereta Api Sumbar Makin Diminati Wisatawan Asing

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:26 WIB
Wisatawan asing saat menggunakan moda transportasi kereta api di Sumbar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)
Wisatawan asing saat menggunakan moda transportasi kereta api di Sumbar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Haipadang.com – Kereta api di Sumatera Barat (Sumbar) semakin banyak digunakan warga negara asing (WNA). Hingga Agustus 2026, tercatat 5.427 penumpang asing menggunakan layanan kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II (KAI Divre II) Sumatera Barat (Sumbar).

Jumlah tersebut meningkat 6,70 persen dibandingkan periode Januari-Agustus 2025 yang mencatat 5.086 pelanggan WNA. Kenaikan ini menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan moda transportasi berbasis rel oleh wisatawan mancanegara selama berada di Sumbar.

Menariknya, pertumbuhan penumpang asing tidak hanya terlihat di stasiun dengan volume perjalanan yang besar. Sejumlah stasiun yang relatif lebih kecil justru mencatat pertumbuhan secara persentase yang cukup tinggi. Stasiun Sicincin, misalnya, mengalami kenaikan hingga 212 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari tren meningkatnya penggunaan kereta api lokal oleh WNA di wilayah kerja KAI Divre II Sumbar. Moda transportasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan antardaerah, tetapi juga semakin berperan dalam mendukung konektivitas wisatawan asing dengan berbagai wilayah di Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, kenaikan jumlah pelanggan WNA menjadi salah satu indikator positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api lokal di Sumbar.

“Pertumbuhan pelanggan WNA sebesar 6,70 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi gambaran positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api. Ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya digunakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi salah satu pilihan transportasi bagi wisatawan mancanegara selama berada di Sumbar,” ujar Reza dikutip Minggu (4/10/2026).

Menurut Reza, perkembangan tersebut sekaligus mendorong KAI Divre II Sumbar untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa.

KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, mudah, dan inklusif bagi pelanggan. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan latar belakang ataupun kewarganegaraan penumpang.

“Bagi kami, setiap pelanggan memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang perlu dilayani dengan baik. Karena itu, peningkatan jumlah pelanggan WNA juga menjadi bagian dari evaluasi kami untuk terus memperkuat kualitas pelayanan, informasi perjalanan, kemudahan akses, serta pengalaman pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan,” tambah Reza.

Penumpang WNA Tumbuh di Sejumlah Stasiun

Data KAI Divre II Sumbar menunjukkan peningkatan penumpang asing tersebar di berbagai stasiun. Artinya, kenaikan penggunaan kereta api oleh WNA tidak hanya bertumpu pada satu lokasi pelayanan.

Stasiun Padang menjadi salah satu titik yang mencatat pertumbuhan. Jumlah pelanggan WNA di stasiun tersebut meningkat dari 1.071 orang pada Januari-Agustus 2025 menjadi 1.338 orang pada periode yang sama 2026. Pertumbuhan tersebut mencapai 24,93 persen.

Stasiun Pariaman juga mengalami kenaikan. Jumlah pengguna asing bertambah dari 560 orang menjadi 679 orang atau tumbuh 21,25 persen.

Sementara itu, Stasiun Air Tawar mencatat kenaikan dari 421 pelanggan WNA menjadi 443 pelanggan. Secara persentase, pertumbuhannya mencapai 5,23 persen.

Namun, pertumbuhan paling mencolok secara persentase justru terjadi di sejumlah stasiun dengan jumlah pelanggan yang lebih kecil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X