Saham GOTO Rp30, Nilai Investasi Telkomsel Susut Rp5,69 Triliun di Atas Kertas

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Selasa, 6 Oktober 2026 | 05:05 WIB
Logo GOTO (Foto:  Istimewa)
Logo GOTO (Foto: Istimewa)

Investasi Telkomsel Berawal dari Obligasi Konversi

Kepemilikan Telkomsel di GOTO berasal dari investasi yang dilakukan secara bertahap sejak 2020.

Langkah awal dilakukan pada November 2020 ketika Telkomsel menanamkan investasi melalui obligasi konversi Gojek senilai US$150 juta.

Kemudian pada Mei 2021, Telkomsel kembali menambah investasi sebesar US$300 juta. Dengan tambahan tersebut, total dana yang ditanamkan mencapai US$450 juta.

Setelah proses konversi dan penyesuaian jumlah saham, kepemilikan Telkomsel tercatat menjadi sekitar 23,72 miliar saham. Harga perolehannya berada di kisaran Rp270 per lembar.

Kronologi investasi tersebut dimuat dalam artikel CNN Indonesia yang diterbitkan ulang oleh situs Universitas Narotama pada 30 Mei 2022.

Karena itu, dasar perhitungan penurunan nilai investasi Telkomsel dalam artikel ini menggunakan harga perolehan sekitar Rp270 per saham, bukan harga penawaran umum perdana atau IPO GOTO yang berada di level Rp338 per saham.

Penggunaan harga perolehan tersebut penting karena perhitungan ditujukan untuk melihat selisih antara nilai investasi awal yang digunakan dengan nilai pasar berdasarkan harga saham GOTO pada perdagangan terbaru.

Telkomsel Sebut Investasi GOTO sebagai Kemitraan Jangka Panjang

Di tengah tekanan terhadap harga saham GOTO, Telkomsel sebelumnya menegaskan bahwa investasi di perusahaan tersebut tidak semata-mata dilihat dari pergerakan harga saham.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, menyampaikan bahwa investasi tersebut merupakan bagian dari kemitraan jangka panjang.

“Pergerakan saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak merepresentasikan manfaat strategis dari kemitraan tersebut,” ujar Daru Mulyawan dalam Public Expose Live pada 7 September 2026, dikutip dari ANTARA.

Dalam kesempatan tersebut, Daru juga menyatakan bahwa Telkomsel akan melakukan evaluasi terhadap kinerja investasi serta realisasi sinergi secara disiplin.

Menurut dia, setiap keputusan investasi akan didasarkan pada kajian menyeluruh dan tata kelola perusahaan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebelum saham GOTO berada di level Rp30 berdasarkan tangkapan perdagangan terbaru pada 5 Oktober 2026.

Dengan demikian, perhitungan berdasarkan harga saham belum menggambarkan keseluruhan hasil investasi Telkomsel di GOTO. Perhitungan tersebut hanya menunjukkan perubahan nilai pasar kepemilikan saham berdasarkan harga perdagangan.

Manfaat komersial yang diperoleh dari kerja sama antara Telkomsel dan GOTO juga belum dimasukkan dalam penghitungan penurunan nilai tersebut. Untuk melihat hasil investasi secara menyeluruh, manfaat dari kerja sama perlu diperhitungkan bersama dengan perubahan nilai saham.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X