Ombak Selancar Kelas Dunia hingga Tradisi Mentawai Diperkenalkan di Bandara Minangkabau

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:10 WIB
Mentawai Surf and Soul, kekayaan alam dan budaya Kepulauan Mentawai dihadirkan di area BIM untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus memperluas promosi produk UMKM. (Foto: BIM)
Mentawai Surf and Soul, kekayaan alam dan budaya Kepulauan Mentawai dihadirkan di area BIM untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus memperluas promosi produk UMKM. (Foto: BIM)

Kehadiran promosi Mentawai di BIM diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan pengunjung terhadap potensi alam dan budaya daerah tersebut. Dengan demikian, wisatawan berkesempatan mengenal pilihan destinasi sebelum melanjutkan perjalanan atau merencanakan kunjungan wisata berikutnya.

Pengunjung Diajak Melihat, Mencoba, hingga Membagikan Pengalaman

Mentawai Surf and Soul dirancang dengan pendekatan See – Know – Try – Feel – Share. Konsep ini mengajak pengunjung melalui lima tahapan pengalaman, yakni melihat, mengenal, mencoba, merasakan, hingga membagikan pengalaman mereka tentang Kepulauan Mentawai.

Penerapannya dilakukan melalui berbagai aktivitas yang memadukan informasi pariwisata dengan pengalaman budaya. Rangkaian kegiatan mencakup pameran (exhibition), pertunjukan seni dan budaya (cultural performance), kegiatan bercerita (storytelling), serta pengalaman mencoba kerajinan (craft experience).

Pengunjung juga dapat mengenal kuliner melalui sajian bertajuk Taste of Mentawai. Selain itu, tersedia diskusi melalui talkshow dan berbagai aktivitas interaktif lainnya yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Melalui pameran, pengunjung dapat melihat potensi dan produk lokal yang diperkenalkan. Pertunjukan seni dan budaya menjadi sarana untuk mengenal ekspresi kebudayaan masyarakat, sedangkan kegiatan bercerita menghadirkan cara lain untuk memahami karakter dan kekhasan Mentawai.

Pengalaman mencoba kerajinan serta mengenal sajian kuliner turut memberikan ruang interaksi antara pengunjung dan produk lokal. Sementara itu, diskusi dan aktivitas interaktif melengkapi kegiatan dengan kesempatan memperoleh informasi mengenai pariwisata, budaya, serta kreativitas masyarakat setempat.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan informasi mengenai destinasi wisata, tetapi juga membantu pengunjung memahami nilai budaya dan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Mentawai.

"Pengunjung diharapkan tidak hanya mendapatkan informasi mengenai tujuan wisata Mentawai, tetapi juga memahami nilai budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi produk lokal yang menjadi bagian dari kekhasan daerah," ujar Dony.

Libatkan 25 UMKM untuk Memperluas Pemasaran Produk Lokal

Selain memperkenalkan destinasi wisata, Mentawai Surf and Soul membawa misi memperluas promosi produk ekonomi kreatif daerah. Sebanyak 25 pelaku UMKM dilibatkan untuk memperkenalkan produk mereka kepada calon konsumen yang berasal dari kalangan pengguna jasa bandara, masyarakat, dan wisatawan.

Pelibatan pelaku usaha tersebut memberikan kesempatan untuk menjangkau pasar di luar saluran pemasaran yang selama ini digunakan. Melalui interaksi langsung dengan pengunjung, produk lokal berpeluang mendapatkan perhatian dari masyarakat yang lebih beragam.

Pemanfaatan bandara sebagai ruang promosi juga mempertemukan aktivitas transportasi dengan pengembangan ekonomi daerah. Penumpang dan wisatawan yang berada di BIM dapat mengenal produk lokal sekaligus memperoleh informasi mengenai potensi wilayah yang menjadi asal produk tersebut.

Dony menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM merupakan bagian dari upaya memperluas akses promosi sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi daerah.

Penggabungan promosi wisata dan produk lokal dalam satu kegiatan memungkinkan pengunjung mengenal hubungan antara daya tarik alam, kebudayaan, dan aktivitas ekonomi masyarakat Mentawai. Pariwisata tidak hanya diperkenalkan melalui tempat yang dapat dikunjungi, tetapi juga melalui kreativitas dan produk yang dihasilkan masyarakat setempat.

Pengembangan pariwisata Mentawai dinilai memiliki peluang untuk memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Kekayaan alam dan budaya daerah tersebut dapat menjadi modal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, memperkuat usaha lokal, serta mendukung pelestarian tradisi.

Karena itu, pengenalan destinasi dan produk lokal melalui Mentawai Surf and Soul menjadi upaya untuk menghubungkan daya tarik wisata dengan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X