Awas Korsleting! Begini Cara Aman Merawat Mobil Hybrid Saat Musim Hujan

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Senin, 5 Oktober 2026 | 17:14 WIB
Ilustrasi Mobil Hybrid (Foto: Promedia)
Ilustrasi Mobil Hybrid (Foto: Promedia)

Haipadang.com – Musim hujan bukan hanya membuat pengendara harus lebih waspada di jalan. Bagi pemilik mobil hybrid, kondisi cuaca basah dan munculnya genangan juga menuntut perhatian lebih terhadap sejumlah komponen kendaraan, terutama sistem kelistrikan dan penggerak elektrifikasi.

Mobil hybrid menggabungkan mesin konvensional dengan motor listrik serta perangkat baterai bertegangan tinggi. Karena itu, perawatan kendaraan selama musim hujan perlu dilakukan secara tepat untuk menjaga komponen vital tetap bekerja optimal sekaligus mengantisipasi risiko akibat air.

Perhatian tersebut tidak hanya ditujukan pada sistem elektrifikasi. Bagian eksterior, kolong kendaraan, ruang mesin, sistem pendingin, hingga kaki-kaki juga perlu diperiksa secara berkala.

Jangan Biarkan Air Hujan Mengering di Bodi

Salah satu bagian yang paling mudah terkena dampak cuaca basah adalah bodi kendaraan. Air hujan yang membasahi permukaan mobil sebaiknya tidak dibiarkan mengering dengan sendirinya karena kandungan asam di dalamnya dapat merusak lapisan cat dan memicu korosi.

Setelah kendaraan digunakan dalam kondisi hujan, pemilik dianjurkan segera membilas bodi menggunakan air bersih. Setelah itu, kendaraan perlu dikeringkan dengan kain mikrofiber yang lembut.

Cara mengeringkan kendaraan juga perlu diperhatikan. Mengelap permukaan bodi ketika masih terdapat partikel debu dapat menimbulkan baret halus. Karena itu, pemilik sebaiknya memastikan permukaan kendaraan sudah bersih sebelum mengelapnya.

Selain permukaan bodi, bagian karet perapat pada pintu dan jendela juga perlu diperiksa. Komponen tersebut berfungsi membantu mencegah air masuk ke kabin. Kondisi karet wiper pun tidak boleh diabaikan karena kelenturannya berpengaruh terhadap kemampuan wiper membersihkan kaca ketika hujan deras.

Hindari Sembarangan Menyemprot Ruang Mesin

Perhatian lebih besar perlu diberikan pada sektor mesin dan kelistrikan. Sistem pada mobil hybrid tidak hanya terdiri dari mesin konvensional, tetapi juga motor listrik dan baterai bertegangan tinggi.

Pemilik kendaraan karena itu tidak dianjurkan membersihkan ruang mesin secara sembarangan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi. Air yang masuk ke bagian tertentu berpotensi mengenai soket kelistrikan.

Apabila ruang mesin sudah kotor akibat cipratan lumpur, proses pembersihan sebaiknya diserahkan kepada teknisi profesional di bengkel resmi. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk menghindari penanganan yang keliru terhadap komponen kendaraan.

Kondisi jalan juga harus menjadi pertimbangan saat mobil hybrid digunakan dalam hujan. Pemilik disarankan menghindari jalan yang terendam banjir dengan ketinggian air melebihi setengah roda.

Genangan dengan kondisi tersebut berisiko terhadap komponen kontrol elektrik dan kabel utama. Risiko korsleting juga perlu menjadi perhatian, sehingga pengemudi harus lebih berhati-hati ketika menentukan jalur yang akan dilewati.

Seperti dikutip dari PT Toyota-Astra Motor pada Senin, 5 Oktober 2026, pengendara juga diingatkan agar tidak mempercepat maupun menghentikan laju kendaraan secara mendadak ketika melewati genangan. Cara berkendara tersebut diperlukan agar air tidak masuk ke ruang mesin.

Sistem Pendingin dan Kaki-Kaki Wajib Dicek

Selain menghindari genangan berlebihan, kondisi sejumlah komponen pendukung juga perlu diperiksa secara rutin. Sistem pendingin atau radiator serta cairan coolant harus mendapat perhatian untuk memastikan suhu operasional baterai dan inverter tetap stabil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X