Bagi KAI, pengembangan kawasan stasiun mencakup lebih dari sekadar peningkatan perjalanan kereta api. Optimalisasi aset, fasilitas parkir, pengisian daya kendaraan listrik, hingga layanan kesehatan menjadi bagian yang diperhatikan dalam membangun ekosistem di sekitar stasiun.
“Pengembangan Stasiun Lubuk Alung tidak hanya kami lihat dari sisi perjalanan kereta api, tetapi juga dari potensi kawasan dan layanan pendukungnya. Optimalisasi aset, pengembangan fasilitas parkir dan pengisian daya kendaraan listrik, serta keberadaan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan ekosistem yang memberikan nilai tambah. Tentunya seluruh pengembangan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, regulasi, dan kebutuhan masyarakat,” tutup Reza.
Menyambut Pertumbuhan Mobilitas
Deretan angka pelanggan memberikan gambaran mengenai perubahan yang terjadi di Stasiun Lubuk Alung. Dari 23.268 pelanggan pada Semester I 2021, jumlah tersebut berkembang menjadi 132.054 pelanggan hingga Semester I 2026.
Pertumbuhan itu berjalan bersamaan dengan peningkatan frekuensi KA Pariaman Ekspres dari delapan perjalanan per hari pada 2021 menjadi 10 perjalanan per hari sejak 2025 hingga saat ini.
Sementara itu, enam perjalanan KA Lembah Anai yang sebelumnya melayani relasi Kayu Tanam–BIM pulang-pergi kini melayani relasi Kayu Tanam–Padang pulang-pergi.
Perubahan-perubahan tersebut menempatkan Stasiun Lubuk Alung dalam dinamika mobilitas masyarakat Sumatera Barat. Semakin banyak pelanggan yang menggunakan layanan, semakin besar pula aktivitas perjalanan yang berlangsung melalui simpul tersebut.
Pada akhirnya, perkembangan Stasiun Lubuk Alung tidak hanya tercermin melalui jumlah pelanggan. Perubahan frekuensi perjalanan, pola operasi kereta api, serta potensi pengembangan kawasan dan fasilitas pendukung turut membentuk wajah baru stasiun tersebut.
Stasiun Lubuk Alung kini menjadi bagian dari pergerakan masyarakat yang menghubungkan Padang Pariaman dengan sejumlah wilayah lain. Dengan komitmen KAI Divre II Sumbar untuk terus mengembangkan layanan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, stasiun tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas di Padang Pariaman serta wilayah sekitarnya. (*)