Meski demikian, angka tersebut perlu dilihat secara hati-hati sebelum dibandingkan secara langsung dengan konsumsi BBM model lain. Metode pengujian serta kondisi berkendara menjadi faktor yang perlu diperiksa kembali karena setiap data dapat diperoleh dalam situasi yang berbeda.
Yamaha Gear 125 menggunakan mesin Blue Core dengan sistem injeksi. Teknologi Smart Motor Generator atau SMG turut digunakan untuk mendukung proses menyalakan mesin.
Sementara itu, Stop & Start System tersedia pada varian yang dilengkapi fitur tersebut. Sistem ini membantu efisiensi bahan bakar ketika motor berada dalam kondisi berhenti.
Mesin Yamaha Gear 125 memiliki kapasitas 124,96 cc dengan konfigurasi satu silinder SOHC. Tenaga maksimumnya tercatat 7,0 kW atau sekitar 9,5 PS pada 8.000 rpm.
Adapun torsi maksimum berada di angka 9,5 Nm pada 5.500 rpm. Sistem bahan bakar menggunakan fuel injection, sedangkan transmisi yang digunakan berupa otomatis V-belt.
Spesifikasi penting Yamaha Gear 125:
- Mesin: 124,96 cc, satu silinder, SOHC.
- Tenaga maksimum: 7,0 kW atau sekitar 9,5 PS pada 8.000 rpm.
- Torsi maksimum: 9,5 Nm pada 5.500 rpm.
- Sistem bahan bakar: fuel injection.
- Transmisi: otomatis V-belt.
- Fitur utama: Blue Core, SMG, serta Stop & Start System pada varian terkait.
Perbandingan Konsumsi BBM 5 Motor Matik
Jika disusun berdasarkan angka konsumsi bahan bakar yang dipublikasikan, Yamaha Fazzio Hybrid Series berada di posisi tertinggi dalam daftar tersebut dengan catatan 68,9 km per liter.
Di bawahnya terdapat Honda BeAT dengan angka 60,6 km per liter. Honda Genio menyusul dengan konsumsi 59,1 km per liter, sedangkan Honda Scoopy tercatat sekitar 59 km per liter. Sementara itu, Yamaha Gear 125 memiliki angka 56,11 km per liter.
Berikut perbandingan angka konsumsi BBM kelima motor tersebut:
| Model | Konsumsi BBM yang Dipublikasikan |
|---|---|
| Yamaha Fazzio Hybrid Series | 68,9 km/liter |
| Honda BeAT | 60,6 km/liter |
| Honda Genio | 59,1 km/liter |
| Honda Scoopy | Sekitar 59 km/liter |
| Yamaha Gear 125 | 56,11 km/liter |
Meski terlihat seperti sebuah peringkat, angka tersebut tidak berasal dari satu pengujian komparatif. Artinya, kelima motor tersebut tidak diuji menggunakan metode, rute, kecepatan, beban, dan kondisi kendaraan yang sama.
Perbedaan metode pengujian menjadi hal penting ketika konsumen ingin membaca data konsumsi BBM. Angka 68,9 km per liter pada Yamaha Fazzio berasal dari kegiatan Eco-Riding Challenge yang dilakukan di jalan raya. Sementara itu, angka 60,6 km per liter pada Honda BeAT dikaitkan dengan metode WMTC.
Adapun angka konsumsi pada model lainnya juga perlu dibaca dengan memperhatikan metode pengujian serta tahun model yang menjadi dasar sumber data.
Karena itu, angka yang tercantum dalam daftar tidak dapat digunakan sebagai bukti bahwa salah satu model pasti lebih irit daripada model lainnya dalam seluruh kondisi penggunaan.
Konsumsi BBM Tidak Selalu Sama di Jalan
Perbedaan antara angka pengujian dan konsumsi yang diperoleh pengguna dalam aktivitas sehari-hari merupakan hal yang perlu diperhatikan calon pembeli.
Kondisi jalan dapat memengaruhi penggunaan BBM. Demikian pula dengan kecepatan, beban kendaraan, serta gaya berkendara. Faktor lain seperti kemacetan, tekanan ban, kondisi mesin, dan kebiasaan membuka gas juga dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar.