Jangan Asal Cas, Ini 7 Cara Merawat Motor Listrik agar Tetap Awet

Photo Author
Redaksi, HaiPadang.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 18:18 WIB
Ilustrasi Motor Listrik (Foto: Promedia)
Ilustrasi Motor Listrik (Foto: Promedia)

3. Beri Waktu Baterai Mendingin Sebelum Diisi

Kondisi baterai setelah motor digunakan juga perlu menjadi perhatian. Ketika kendaraan menempuh perjalanan cukup jauh, terlebih saat cuaca panas, temperatur baterai dapat meningkat.

Dalam panduan perawatan baterai motor listrik, Polytron menyarankan pengguna memberikan waktu kepada baterai dan kendaraan untuk mendingin sebelum proses pengisian dimulai.

Dengan demikian, pemilik sebaiknya tidak terburu-buru menghubungkan charger begitu kendaraan selesai digunakan dalam kondisi yang membuat temperatur baterai meningkat.

Memberikan waktu hingga baterai dan kendaraan mendingin menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan sebelum pengisian daya.

4. Kurangi Kebiasaan Memarkir Motor di Bawah Matahari

Tempat motor listrik diparkir juga perlu diperhatikan, terutama apabila kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu lama.

Kebiasaan membiarkan motor terpapar sinar matahari langsung dalam waktu lama sebaiknya dikurangi. Polytron menyebut temperatur tinggi dapat memengaruhi kondisi baterai lithium.

Karena itu, lokasi parkir yang teduh lebih disarankan. Apabila tersedia, pemilik dapat menggunakan tempat parkir yang memiliki atap atau memilih area dengan sirkulasi udara yang baik.

Perhatian terhadap temperatur tersebut menjadi semakin penting ketika motor tidak segera digunakan kembali dan harus berada di tempat parkir dalam waktu cukup lama.

5. Ban dan Rem Tetap Wajib Diperiksa

Tidak adanya mesin pembakaran bukan berarti seluruh bagian motor listrik terbebas dari keausan. Ban, rem dan komponen kaki-kaki tetap menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian.

Tekanan ban yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara sekaligus konsumsi energi. Di sisi lain, kondisi kampas rem dan cakram berkaitan langsung dengan aspek keselamatan ketika kendaraan digunakan.

Pemeriksaan karena itu sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama bagi pemilik yang menggunakan motor listrik setiap hari.

Pemilik juga sebaiknya tidak menunggu sampai muncul suara yang tidak biasa atau kemampuan pengereman mulai menurun. Pemeriksaan dapat dilakukan sebelum gejala tersebut muncul agar kondisi komponen tetap terpantau.

6. Membersihkan Motor Tidak Boleh Sembarangan

Motor listrik juga perlu dijaga kebersihannya. Debu, lumpur dan kotoran yang menumpuk, terutama di bagian bawah kendaraan, dapat mengganggu kebersihan komponen dan berpotensi mempercepat korosi pada bagian tertentu.

Namun, membersihkan motor listrik membutuhkan perhatian terhadap cara pencucian. ALVA menyarankan pemilik menghindari penggunaan semprotan air bertekanan tinggi ketika mencuci kendaraan.

Selain itu, penutup baterai dan charging port harus dipastikan tertutup rapat selama proses pencucian. Hal ini menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan pemilik ketika membersihkan kendaraan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Indra Kurniawan

Tags

Rekomendasi

Terkini

X