Bunyi tersebut dapat terdengar semakin nyaring seiring bertambahnya kecepatan kendaraan. Kondisi ini berkaitan dengan gesekan antarroda gigi yang tidak mendapatkan pelumasan secara optimal.
Jika suara tidak biasa mulai muncul, pemilik motor sebaiknya tidak mengabaikannya. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi komponen di bagian transmisi belakang.
2. Getaran kasar saat motor berakselerasi
Gejala berikutnya berupa getaran atau decitan kasar ketika pengendara menarik tuas gas dari posisi diam. Getaran tersebut dapat terasa hingga ke bagian dek kaki dan jok belakang.
Kondisi ini dapat menjadi indikasi bahwa komponen girboks mulai mengalami kelonggaran atau keausan parah. Gangguan pada bagian tersebut perlu diperiksa agar penyebabnya dapat diketahui dan kerusakan tidak semakin meluas.
3. Roda belakang terasa berat atau seret
Tanda lainnya adalah putaran roda belakang yang terasa tertahan atau lebih berat dari biasanya. Pemeriksaan awal dapat dilakukan ketika motor berada dalam kondisi aman dan standar dua terpasang, dengan memutar roda belakang menggunakan tangan.
Jika putarannya terasa seret atau muncul bunyi gesekan logam, kondisi tersebut patut diwaspadai. Gejala itu dapat mengindikasikan adanya masalah pada komponen gardan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Ketiga tanda tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai gangguan ringan yang bisa dibiarkan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan sumber masalah, terutama jika suara, getaran, atau hambatan pada roda belakang terus muncul.
Biaya Ganti Oli Lebih Ringan daripada Risiko Kerusakan
Salah satu alasan penggantian oli gardan kerap luput dari perhatian adalah anggapan bahwa komponen tersebut tidak sepenting oli mesin. Padahal, menunda perawatan bisa menimbulkan konsekuensi yang lebih besar apabila roda gigi di dalam kotak gardan mengalami kerusakan.
Biaya penggantian oli gardan relatif terjangkau, umumnya berkisar belasan hingga puluhan ribu rupiah. Sebaliknya, kerusakan pada komponen gir di dalam boks gardan dapat membuat biaya perbaikan meningkat hingga ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah.
Pengeluaran tersebut bisa terjadi ketika komponen transmisi mengalami kerusakan berat sehingga perlu dilakukan penggantian satu set komponen girboks. Dengan demikian, pemeriksaan dan penggantian pelumas sesuai jadwal menjadi bagian penting dalam perawatan motor matik.
Pemilik skutik disarankan menjadwalkan pemeriksaan oli gardan bersamaan dengan servis berkala di bengkel resmi langganan. Langkah ini membantu memastikan kondisi pelumas tetap diperhatikan, selain perawatan rutin lain yang diperlukan kendaraan. (*)