Hujan Tidak Sama dengan Banjir
Hal penting yang perlu dipahami pengendara adalah membedakan kondisi motor ketika terkena hujan dengan ketika kendaraan melewati banjir.
Saat berkendara dalam kondisi hujan, air biasanya mengenai bagian luar motor dalam bentuk tetesan maupun cipratan. Situasinya berbeda ketika motor melewati genangan atau banjir.
Pada kondisi tersebut, air dapat mencapai bagian kendaraan yang lebih rendah. Paparan terhadap air juga dapat menjadi jauh lebih besar dibandingkan ketika kendaraan hanya terkena hujan selama perjalanan.
Karena itu, motor yang aman digunakan saat hujan tidak otomatis aman melewati semua jenis genangan. Pengendara tetap harus memperhitungkan kondisi jalan dan kemampuan kendaraan sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan.
Batas kemampuan melewati genangan juga tidak bisa disamaratakan untuk setiap model motor listrik.
ALVA, misalnya, menyebut beberapa produknya memiliki sertifikasi IP67 serta teknologi yang memungkinkan kendaraan menghadapi genangan hingga ketinggian tertentu. Meski demikian, produsen tersebut tetap mengingatkan pengguna agar memperhatikan kondisi jalan dan batas penggunaan kendaraan.
Dengan demikian, keberadaan sertifikasi ketahanan terhadap air sebaiknya tidak membuat pengendara mengabaikan kondisi aktual di jalan. Terlebih, genangan yang terlihat dari permukaan belum tentu menunjukkan kedalaman sebenarnya.
Charging Port Wajib Diperhatikan
Selain kondisi ketika motor sedang digunakan, bagian kendaraan yang perlu mendapatkan perhatian setelah berkendara saat hujan adalah charging port.
Pengguna sebaiknya tidak terburu-buru menghubungkan charger apabila area konektor masih dalam kondisi basah. Charging port perlu dipastikan sudah kering sebelum digunakan untuk mengisi daya.
ALVA secara khusus menyarankan pengguna memastikan charging port berada dalam kondisi kering setelah motor terkena hujan atau selesai dicuci.
Tidak hanya bagian konektor, area sambungan panel dan bagian lain yang berpotensi menyimpan air juga disarankan untuk dikeringkan.
Hal tersebut menjadi penting karena pengisian daya melibatkan hubungan kendaraan dengan sumber listrik. Karena itu, memastikan area pengisian dalam kondisi kering menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan setelah motor terkena air.
Kebiasaan sederhana seperti memeriksa charging port sebelum melakukan pengisian daya dapat membantu pengguna memastikan kondisi kendaraan sesuai dengan kebutuhan proses pengisian.
Jangan Semprot Motor Listrik dengan Air Bertekanan Tinggi
Motor listrik tetap dapat dicuci. Namun, pengguna tidak disarankan memperlakukan seluruh bagian kendaraan seolah-olah memiliki tingkat ketahanan air yang sama.
Penggunaan semprotan air bertekanan sangat tinggi perlu dihindari pada bagian tertentu. ALVA menyarankan pengguna tidak mengarahkan pressure washer secara langsung ke bagian tertentu pada kendaraan.
Artikel Terkait
Jangan Asal Cas, Ini 7 Cara Merawat Motor Listrik agar Tetap Awet